Dari 500 peserta yang
mengikuti apel ini akan di bagi menjadi beberapa tempat lokasi untuk melakukan
kerja bakti. Yang menjadi sasaran utamanya adalah tempat –tempat atau fasilitas umum
diantaranya Pasar Pon, Pasar Basah,
Terminal MPU,Bus dan jalan –jalan protokol di sekitar Kota.Kerja bakti yang
dilakukan ini memiliki prioritas tugas masing-masing. misal di Pasar pon,pasar basah
yang perlu di utamakan pemilihan dan pengolahan sampah wajib dilaksanakan,
drainase harus dibersihkan dari sampah-sampah sayuran. Sedangkan di terminal
Bus Prioritasnya Lingkungan Terminal dan ruang tunggu dibersihkan, fisik Lapak
PKL harus di tata rapi agar tidak mengganggu lalu lintas maupun pejalan kaki,
Toilet agar di jaga kebersihannya dan di beri pengharum/antiseptik.
Dalam Kesempatan ini juga
Bupati Trenggalek Menyerahkan secara simbolis gerobak sampah dan alat-alat
kebersihan kepada satgas kebersihan.Menurut Bupati Kegiatan Seperti ini
sepatutnya untuk terus di galakkan di setiap SKPD dan juga di lingkungan tempat
tinggal masing-masing. Pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu untuk bekerja
sama dalam hal menjaga kebersihan lingkungan. Jika pemerintah melaksanakan tugas dengan baik dalam menjaga kebersihan dan
masyarakat ikut memelihara kebersihan lingkungannya, alangkah indahnya kondisi
lingkungan tempat kita melaksanakan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, kita
harus memulai dari hal terkecil dan harus mulai dari lingkungan terdekat dalam
upaya menjaga kelestarian lingkungan”terang Bupati di akhir sambutannya.