Evaluasi sangat diperlukan,
mana hal yang kurang dan harus diperbaiki serta mana hal yang baik untuk terus
dipertahankan. Oleh karena itu, Bupati Trenggalek pada hari Selasa, 5 Januari 2013 bertempat di Pendopo melakukan evaluasi hasil kerja
tahun 2012 dan Sosialisasi Program Kerja Tahun 2013.dalam acara tersebut di hadir i seluruh SKPD, Muspika Se Kabupaten Trenggalek.
Pertumbuhan Ekonomi Kab. Trenggalek terus
mengalami peningkatan sejak 2009, lebih tinggi dari pertumbuhan nasional tetapi
masih lebih rendah dibanding pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Hal ini
disebabkan wilayah Kabupaten Trenggalek relatif lebih lambat pertumbuhan
ekonominya dibanding wilayah Jawa Timur lain, terutama kawasan Gerbang
Kertasusila dan Pantura,terang Bupati.
Di tahun 2012 ini sektor pertanian masih menjadi penyumbang
terbesar ekonomi Trenggalek dengan kontribusi 39,68 % disusul Sektor
Perdagangan, Hotel dan Restoran sebesar 27,36 % dan Jasa sebesar 15,69 %.Pertumbuhan
sektor primer (pertanian dan pertambangan) lebih lambat, sebaliknya sektor
tersier (perdagangan, hotel, restoran dan jasa) pertumbuhannya relatif
tinggi. Hal ini menggambarkan terjadi
pergeseran perekonomian Trenggalek menuju perekonomian perkotaan.
Kemiskinan merupakan salah satu indikator utama
RPJMD 2010-2015. Ini sejalan dengan prioritas pemerintah dan target MDGs.Garis
kemiskinan di Kabupaten Trenggalek adalah Rp.195.444,00 /kapita/bulan.Di
samping itu, seluruh program pengentasan kemiskinan, baik yang bersumber dari
APBN, APBD Propinsi maupun APBD Kabupaten harus tepat sasaran.
Selanjutnya Bupati Menjabarkan
untuk tema pembangunan 2013 dengan Visi dan misi sama dari tahun 2012 Pemkab
Trenggalek akan melakukan peningkatan
pembangunan daerah melalui pemantapan industri kreatif, kemitraan dan penataan
lingkungan yang didukung oleh penguatan sosial kemasyarakatan dan tata
pemerintahan. Yang didalamnya terdapat 16
indikator penting yang akan mendapatkan prioritas diantaranya yaitu 1.Pembangunan dan Pemeliharaan Infrastruktur, 2.Revitalisasi pertanian dan pengembangan Agrobis/Agroindustri, 3.Pemberdayaan Koperasi,Usaha Mikro,Kecil, dan
Menengah (UMKM),4.Peningkatan
Efektifitas Penanggulangan Kemiskinan, 5.Perluasan lapangan
kerja, 6.Peningkatan Aksebilitas Pelayanan Pendidikan
Murah dan Bermutu , 7.Peningkatan
Aksebilitas Pelayanan Kesehatan Murah dan Memadai, 8.Percepatan Pelaksanaan Reformasi
Birokrasi dan Peningkatan Pelayanan Publik , 9.Peningkatan investasi di bidang pertambangan dan pariwisata,10.Pemeliharaan Lingkungan Hidup,11.Peningkatan
keamanan dan ketertiban, supremasi hukum dan HAM. , 12.Peningkatan kesejahteraan sosial rakyat, 13.Peningkatan Kualitas Kesalehan Sosial demi Terjaganya Harmoni Sosial, 14.Peningkatan Kualitas Kehidupan dan Peran
Perempuan di semua Bidang dan Terjaminnya Kesetaraan Gender, 15.Peningkatan Peran Pemuda dan Pengembangan
Olahraga, 16.Penguatan Pemerintahan Desa.