Dalam keterangannya kepada tim Humas dan Protokol Kepala Kantor
Ketahanan Pangan Ir.Nurhadi Setyono, M.Si mengaku bahwa pemberian bantuan ini
merupakan upaya Pemerintah untuk meningkatkan kemampuan kelembagaan lumbung
pangan menjadi salah satu penggerak ekonomi pedesaan. Pemberian bantuan juga
diharapkan mampu mengembangkan sumber pendapatan bagi keluarga petani dengan
basis lumbung pangan. Yang juga menjadi point penting bantuan ini akan
menyokong terwujudnya ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
Penyerahan bantuan secara simbolis
dilakukan pada Senin, 10 Desember 2012 oleh Kepala Kantor Ketahanan Pangan
bertempat di desa Salamrejo.”Total bantuan yang diserahkan sejumlah 20 ton gabah dan
ditiap Gapoktan menerima 2 ton gabah” ujarnya.
Namun, lanjutnya tidak semua gapoktan
menerima bantuan hanya beberapa kelompok yang memenuhi persyaratan. Menurut Ir.
Nurhadi Setyono, M.Si gapoktan/kelompok tami/kelompok wanita tani yang
mempunyai kegiatan lumbung pangan, mempunyai kepengurusan yang masih aktif, tidak
sedang bermasalah dengan perbankan/mempunyai tunggakan hutang, tidak sedang
mendapatkan bantuan kegiatan yang sama dari sumber dana yang lain serta mempunyai
SDM yang mampu mengelola kegiatan dengan baik/sungguh-sungguh yang berhak
menerima bantuan. “ Gapoktan/ kelompok tani penerima bantuan bahan pangan
tersebar didelapan Kecamatan yaitu Kecamatan Bendungan, Kecamatan Pogalan,
Kecamatan Dongko, Kecamatan Tugu, kecamatan Kampak, kecamatan Suruh dan
kecamatan gandusari” pungkasnya.