Dalam upaya peningkatan kinerja Satpol PP membantu kepala daerah
untuk menciptakan suatu kondisi yang tentram,tertib dan teratur Senin 5 Nopember di eks Balai diklat diselenggarakan Pembukaan
Diklat Dasar Satpol PP Lingkup Pemerintah kabupaten Trenggalek. Dalam acara
tersebut hadir Kepala badan Diklat Provinsi Jatim, Sekretaris Daerah, Camat se
kabupaten Trenggalek.
Diklat Dasar Satpol PP angkatan I ini akan di ikuti oleh 39 peserta
yang akan berlangsung selama empat hari. Dalam peraturan Pemerintah Nomor 6
tahun 2010 tersebut antara lain diamanatkan bahwa tugas satuan polisi pamong
praja kedepan cukup berat kerena tugas perlindungan masyarakat yang selama ini berada
di bawah kantor Kesbangpolinmas, akan bergeser menjadi fungsi satuan Polisi Pamong
Praja.
Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Ir.Sukiman ,Msi
menjelaskan bahwa Satpol PP mempunyai tugas memelihara dan menyelenggarakan
ketentraman dan ketertiban umum,menegakkan peraturan daerah dan keputusan
kepala daerah. Saat ini pelayanan prima Satpol PP Kabupaten Trenggalek harus
diwujudkan dengan 3 S yaitu : SAPA, SENYUM dan SALAM dengan 4 langkah- Langkah
pengembangan yaitu Cara PRE EMTIF yaitu tindakan pencegahan melalui sosialisasi
dalam peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan
dilingkungannya masing-masing, kedua dengan Cara PREVENTIV yaitu tindakan
pencegahan terhadp terjadinya gangguan kemanan, ketentraman da ketertiban umum.
Ketiga REPRESIF yaitu upaya penindakan hukum baik yustisial maupun non
yustisial yang dilakukan setelah terjadinya suatu pelanggaran dan yang terakhir
dengan cara REHABILITASI yaitu rangkaian
tindakan dan kegiatan untuk memulihkan dan mengembalikan situasi dan kondisi
wilayah, kelompok dan perorangan pada situasi dan kondisi sebelum terjadinya
ganguan keamanan, ketertiban dan ketentraman.
Di akhir sambutannya Sekretaris Daerah menyampaikan pesannnya setiap anggota Satpol PP harus menyiapkan diri
baik secara mental, fisik dan kompetensi agar mampu melaksanakan tugas dengan
baik, seiring dengan bergulirnya era reformasi dan globalisasi.Tingkatkan
motivasi dan etos kerja, Dengan fasilitas yang masih serba terbatas dan
tunjangan kesejahteraan yang masih belum sesuai dengan harapan, jangan
menyurutkan kemauan untuk mengukir prestasi. Sebaliknya jadikan semua
kekurangan sebagai pemicu dan pemacu semangat agar karier saudara sebagai PNS
dapat melejit seiring kompetensi yang dimiliki.