Dengan Sumpah Pemuda, Kita
Mantapkan Kemandirian, Kreativitas dan Kebangsaan Menuju Komunitas Asean 2012
Tema tersebut yang memaknai upacara peringatan hari sumpah pemuda yang ke 84
yang diselenggarakan di alun- alun Trenggalek 28 Oktober. Upacara ini sekaligus untuk memperingati Hari Jadi
ke-67 Provinsi Jawa Timur. Hadir dalam upacara ini, Wakil Bupati, jajaran Forum
Pimpinan Daerah (Forpimda), Pimpinan DPRD, Ketua TP-PKK, seluruh Kepala Dinas.
Tema di atas
membawa pesan bahwa kita semua dan pemuda khususnya, perlu memantapkan tekad
untuk terus- menerus mempertahankan kemandirian dan kreatifitas sembari
membangun identitas kebangsaan yang lebih kokoh dan bermartabat. Tekad tersebut
telah dipraktikan sehari-hari sehingga bangsa indonesia dengan pasti telah
menapakkan jalan sejarahnya sesua dengan nilai-nilai Sumpah Pemuda, Pancasila,
dan UUD 1945.
Hal tersebut disampaikan
Wakil Bupati Kholiq, SH. Msi selaku Inspektur Upacara memperingati hari Sumpah Pemuda dan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, lebih lanjut dijelaskan bahwa pada tahun 2015 kita akan memasuki era
Komunitas ASEAN 2012, yang meliputi Kumunitas keamanan, ekonomi, dan sosial
budaya.Dengan adanya Komunitas ASEAN 2015 ini mau tidak mau mengharuskan kita
untuk mampu bekerja sama secara terbuka dalam mengelola arus barang,jasa maupun
orang,dan menuntut kesiapan kita untuk dapat bekerja sama dengan berbagai
komunitas dari berbagai negara ASEAN. Selain itu kita perlu mengantisipasinya
tantangan kerjasama komunitas tersebut dengan lebih kreatif dan bertanggung jawab.
Disinilah letak peran pemuda dalam mengembangkan kreativitas tersebut agar
sejalan dengan tuntutan nilai-nilai baru komunitas internasional.
Lebih lanjut
Wakil Bupati Menegaskan Semangat dan Idealisme Pemuda pada Peringatan Sumpah
Pemuda ke- 84 ini juga menginspirasi semangat peringatan Hari Jadi Ke- 67
Propinsi Jawa Timur untuk mewujudkan kemandirian dan kemakmuran masyarakat di
tengah persingan global. Hari Jadi Propinsi Jawa Timur Kali ini mengambil Tema “sukseskan
Pasar Dalam Negeri, Kuatkan Industri Kecil dan Mewujudkan Kedaulatan Ekonomi
Jawa Timur “.
Makna peringatan
ini tentu bukan sekedar untuk menyegarkan kembali ingatan kita tenatang kiprah
Provimsi Jawa timur sejak pembentukannya pasca Proklamasi Kemerdekaan Republik
Indonesia, tetapi peringatan ini haruslah kita maknai sebagai ungkapan rasa
bangga dan terima kasih kita terhadap para pendahulunya, baik pejabat maupun
rakyat, yang telah susah payah penuh dedikasinya dan ketulusan membangun
kejayaan Jawa Timur.
Di akhir
sambutannya, Bupati berpesan kepada segenap warga Trenggalek ada korelasi makna
penting yang dapat di ambil dalam hari sumpah pemuda ini dan Hari jadi Propinsi
Jawa Timur yaitu agar memiliki spirit pemuda yang mejunjung idialisme, berani,
pantang menyerah dan berkepribadian. “Bukan hanya generasi muda saja, namun
para pemimpin pemerintahan juga harus mempunyai spirit seperti itu”. Kepada
pemuda Trenggalek baik yang saat ini berdomisili di Trenggalek maupun di luar
kota, Wakil Bupati berpesan semua memiliki kesempatan yang luas dalam berperan
dan berkiprah untuk membangun kejayaan Trenggalek.intregitas, keuletan,
kejujuran dan pengabdian para perintis dan eksisnya propinsi Jawa timur perlu
diteladani agar kita tidak tertinggal dengan kabupaten lainnya.
Dalam kesempatan
ini pula, Wakil Bupati Trenggalek juga memberikan penghargaan kepada Instansi yang
berprestasi. Diantaranya, kepada Kelompok Budaya Kerja (KBK) yang menjadi juara
Lomba KBK tingkat Provinsi Jawa Timur, yaitu KBK Baju Sepan dari Kantor
Perpustakaan dan Arsip Daerah dan KBK Ngudi Kaweruh dari sanggar kegiatan
belajar dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Trenggalek.Selesai Upacara Wakil Bupati juga membuka Pasar murah yang akan di gelar
selama tiga hari di areal parkir timur alun-alun dalam rangka memperingati Hari Jadi Propinsi Jawa Timur.