Camat Munjungan Drs. Joko
Santoso mengharapkan dengan
dilaksanakan Upacara Adat Longkangan ini dapat memajukan seni budaya dan
pariwisata yang ada di Kecamatan Munjungan. Disampaikan pula bahwa masyarakat
Munjungan sangat antusias dalam mengembangkan kesenian dan budaya. Hal ini
dibuktikan dengan didirikannya paguyuban masyarakat pecinta seni dan budaya
oleh para sesepuh di Kecamatan Munjungan, hal ini dibuktikan dengan prestasi
yang diraih oleh siswa – siswa mulai dari SD, SMP, maupun SMA dari Munjungan. Selain itu, para pemuda pun juga tidak kalah
dengan mendirikan paguyuban masyarakat seni budaya generasi penerus. Dalam
Upacara Longkangan pun juga ditampilkan kesenian tarian-tarian tradisional dari siswa-siswi SMA
di Munjungan, salah satunya adalah Tari Kerang.
Sedangkan tujuan
dilaksanakan Upacara Longkangan ini, menurut Camat Munjungan, adalah untuk
mensyukuri nikmat dan anugerah yang telah dilimpahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa
khususnya kepada para nelayan di Kecamatan Munjungan. “Selain itu, juga
bertujuan untuk melestarikan budaya daerah, meningkatkan promosi wisata serta
mempererat hubungan para nelayan dengan pemerintah”, tuturnya.
Dalam sambutannya Wakil Bupati
Trenggalek Kholiq SH. M.Si mengharapkan agar masyarakat Munjungan senantiasa
melestarikan adat budaya serta jati diri daerah. Selain itu, sebagai daerah
kawasan selatan Kabupaten Trenggalek yang mempunyai banyak potensi alam, mulai
dari Pantai Ngampiran, Blado dan Ngadipuro yang tidak kalah dengan wisata
daerah lain.
Pemerintah Kabupaten Trenggalek tentu tidak tinggal diam, Pemerintah
Kabupaten Trenggalek adalah pemerintahan yang pro rakyat hal ini dibuktikan dengan di mulainya perbaikan jalan, jembatan dan pembangunan Jalur Lintas Selatan
(JLS) ini dimaksudkan untuk peningkatan perekonomian dan menjadi daerah
pengembangan wisata Kabupaten Trenggalek di masa mendatang. Oleh karena itu, Wakil
Bupati mengharapkan agar masyarakat Munjungan ikut berpartisipasi dalam pengawasan proyek - proyek pembangunan tersebut dan senantiasa melestarikan adat
budaya serta jati diri. “Termasuk dalam mengembangkan Upacara Adat
seperti Longkangan”,ujar Bupati.
Rangkaian upacara ditutup
dengan ritual Larung Tumpeng Agung ke laut lepas.