Seminar ini diikuti oleh seluruh kepala
Puskesmas, komite medik serta fungsional Rumah Sakit tidak kurang 96 orang. Hal
ini disampaikan oleh Didik Catur Prasetyo selaku ketua pelaksana dalam sambutannya. Menurutnya,
masih kurangnya pengetahuan untuk mengatasi diabetes mellitus mendorong RSUD
Dr.Soedomo untuk mengajak seluruh kepala puskesmas serta pelaku kesehatan untuk
menyamakan persepsi untuk memberikan
penatalaksanaan tentang diabetes.
Sementara itu, Noto Budianto , MM selaku
Kepala RSUD Dr.Soedomo menganggap bahwa seminar sehari ini sangatlah penting.
Dengan amanah akreditasi yang pernah diraih oleh RSUD DR.Soedomo maka perlu adanya
peningkatan SDM salah satunya dengan melaksanakan seminar-seminar. “Semoga
seminar ini memberikan manfaat tidak hanya sekedar untuk mencari sertifikat”.
lanjutnya.
Selanjutnya dalam sambutan tertulis
Bupati Trenggalek yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan
Rakyat, Sigid Agus Hari Basuki, SH, M.Si mengatakan bahwa penyakit diabetes mellitus
disebabkan pola makan yang kurang baik
dan hingga saat ini merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh
masyarakat. Oleh karena itu, sebagai tanggung jawab Pemerintah untuk menekan
jumlah penderita maka dinas terkait bisa menjadi agen pemerintah untuk
memberikan beberapa informasi kepada masyarakat. Salah satunya yaitu bagaimana
merawat secara mandiri penderita Diabetes Mellitus.
Kepada para peserta Bupati berpesan agar memaksimalkan
event ini untuk menambah pengetahuan tentang Diabetes mellitus. “melalui
seminar inilah kita mendapat informasi tentang penyakit Diabetes Mellitus
sehingga bisa terhindar dari penyakit dan menginformasikan kepada masyarakat”
ujar Bupati.