laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

9 Oktober 2012

Pelantikan dan Wisuda Angkatan XI Akademi Keperawatan Trenggalek


        Seperti kita ketahui perawat adalah tulang punggung pelayanan di bidang kesehatan. Dan keberadaannya selama 24 jam secara terus menerus harus di samping pasien, tentunya akan memberikan pencitraaan terhadap pelayanan kesehatan yang terbaik kepada pasiennya. Untuk mendukung pelayanan yang prima dan mencukupi kebutuhan perawat yang setiap tahunnya terus meningkat Akademi Keperawatan Trenggalek Selasa 9 Oktober 2012 mengadakan acara pelantikan dan wisuda angkatan XI di graha hotel hayam wuruk. Dalam kesempatan itu hadir Asisten tiga, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur  dan anggota Forpinda.

       Sesuai laporan pendidikan Akper Pemkab Trenggalek yang di sampaikan Edy Yuswantoro, S.kep dari tahun lulusan pertama tahun 2002 telah meluluskan 55 wisudawan, 2003 (93) wisudawan, 2004 (72) wisudawan, 2005 (69) wisudawan, 2006 (69) wisudawan, 2007 (81) wisudawan reguler, 40 jalur khusus, 2008 (95) wisudawan, 2009 (93) wisudawan, 2010 (100) wisudawan, 2011 (96) wisudawan, 2012 (72) wisudawan, sehingga jumlah keseluruhan Akademi Keperawatan Trenggalek telah meluluskan 972 perawat dan sebagian besar  berasal dari Trenggalek.

              Dalam sambutan Bupati Trenggalek yang dibacakan oleh asisten tiga Drs. Abd. Mu’id, MM dengan dilantiknya wisudawan ini berarti para wisudawan telah menyandang seorang ahli madya keperawatan, malai saat ini juga telah resmi menjadi bagian dari tenaga kesehatan khususnya  tenaga keperawatan. Sebagai perawat profesional pemula berarti memikul tanggung jawab moral baik terhadap pemerintahan, bangsa dan masyarakat dalam rangka ikut meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

          Lebih Lanjut asisten tiga menjelaskan bahwa kegiatan pelayanan keperawatan yang berkualitas telah dimulai sejak seorang perawat muslim pertama yaitu Siti Rufida pada jaman Nabi Muhamad SAW. Menjadi perawat tak seindah bayangan. Selain sarana kerja dan kesejahteraan terbatas, perawat  sering dijadikan ungkapan kemarahan pasien, dinilai kurang perhatian padahal beban kerja tinggi akibat perbandingan tak seimbang antara jumlah perawat dan pasien. Namun demikian di harapkan lulusan yang ada ini tetap bekerja profesional sesuai dengan profesinya dengan menggunakan keahlian yang di dapat, kata – kata yang lemah lembut, sentuhan dan memberikan harapan , selalu berada disamping pasien sampai pasien benar – benar sembuh.

            Dalam kesempatan ini juga diberikan penghargaaan kepada 4 wisudawan terbaik yaitu Prayoga Agung Priswanto Putra Bapak Erwanto Trenggalek dengan IPK 3,81, Mike Nur Rahayu Putri Bapak Sunarno Trenggalek dengan IPK 3,71, Fery Putra Tias Sandy Putra Bapak Sasmoko Trenggalek dengan IPK 3,56 dan Fifi Retno Anggraeni  Putri Bapak Sukono Tulungagung dengan IPK 3,54.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video