Umat islam di seluruh penjuru Dunia jumat 26 Oktober merayakan hari
raya idul adha. Di Kabupaten Trenggalek sendiri
ribuan warga memadati masjid agung Baiturrahman untuk menunaikan shalat
id. Hadir pula Bupati Trenggalek beserta istri, Wakil Bupati Trenggalek,
bersama anggota forpimda.
Hari Raya Idhul adha yang di dahului dengan takbir, tahlil dan
tahmid merupakan manivestasi pengakuan dan pernyataan hamba allah, bahwa tidak
ada Tuhan yang wajib untuk di sembah kecuali Alloh. Perintah mewujudkan
kerelaan dan kepasrahan dalam melaksanakan perintah Alloh dalam upaya
mendapatkan ridhonya meskipun sangat berat, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi
Ibrahim dalam melaksanakan perintah menyembelih putranya Isma’il AS, pada masa sekarang cukup menyembelih
kambing, domba atau sapi.
Dalam kesempatan itu Bupati Trenggalek juga menyampaikan makna idul
adha, penyembelihan hewan qurban dapat meningkatkan kesadaran untuk
meminimalisir sifat kurang terpuji yang
menempel pada diri manusia khususnya sifat hewaniyah. Bupati juga mengingatkan
kepada jamaah yag hadir di hari yang spesial ini 227 jamaah haji dari Trenggalek
sedang berkumpul di tanah mina untuk
menyempurnakan ibadah hajinya dalam upaya mendekatkan diri kepada Alloh dengan
menyembelih hewan qurban.Tidak lupa permintaan doa di minta Bupati agar para
jamaah haji dapat melaksanakan serangkaian ibadahnya dengan baik dan benar
sehingga pulang bisa mendapat predikat haji yang mabrur.
Di akhir sambutannya Bupati juga mengingatkan kepada para jamaah
sholat id, kalau sebentar lagi akan memasuki musim penghujan. Melihat kondisi
geografis Kabupaten Trenggalek yang kebanyakan pegunungan sangat rawan terjadi
longsor dan banjir. Oleh karena itu Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk
terus meningkatkan kewaspadaan dengan meningkatkan gotong-royong, membersihkan
saluran atau selokan di lngkungan masing-masing.
Dalam momen idul adha 1433 H ini Bupati Trenggalek akan menyerahkan
50 ekor kambing dan 1 ekor sapi. Usai shalat id bupati menyerahkan secara
simbolis 1 ekor sapi kepada pengurus masjid agung dan selanjutnua 50 ekor
kambing diserahkan kepada lembaga dan kelompok-kelompok yang sudah terdaftar. Bupati
juga berharap daging hewan qurban ini nanti bisa sampai kepada masyarakat yang
benar-benar kurang mampu dan membutuhkan.