Ronda thethek dan lampion yang di selenggarakan minggu malam, 9
september menutup rangkaian kegiatan pawai peringatan hari kemerdekaan indonesia yang
ke 67 di kabupaten Trenggalek. Pawai ini di ikuti oleh 57 peserta yang terdiri
dari sekolah, SKPD juga umum.
Acara ini berbeda dengan acara –acara yang lainnya. Biasanya pawai
diadakan pada siang hari akan tetapi ini di laksanakan pada waktu malam hari,
seperti kegiatan ronda pada umumnya semua peserta membawa kentongan beserta
pakaian serba hitam.Untuk menambah meriahnya acara di tambah dengan
lampion. Pawai di mulai dari jalan ronggo warsito yang di berangkatkan mulai
jam 7 malam.
Menurut penilaian dari juri, juara pertama di raih oleh MTS Model,
juara kedua Perkimsih, RSUD soedomo sebagai juara tiga, harapan
pertama dinas pendidikan dan harapan dua diraih Bappemas. Ronda Thekthek ini
seyogyanya tidak hanya di adakan dalam memperingati hari kemerdekaan saja. Di harapkan
masyarakat bisa menerapkannya dalam lingkungan sekitar yaitu dalam kegiatan
siskamling. Kerena ronda seperti ini bisa meminimalisir tindak kejahatan yang
ada di lingkungan tempat kita tinggal dan juga akan memberikan rasa aman kepada
warga. Selain itu bisa sedikit membantu peran petugas keamanan dalam melakukan
keamanan wilayah.
Dalam panggung kehormatan tampak Bupati Trenggalek beserta istri
Ny.Penny Mulyadi dan Ny. Hanik Kholiq yang antusias menyaksikan pawai ini dan
memberikan apresiasinya kepada setiap peserta yang lewat tepat di depan panggung
kehormatan dengan melambaikan tangan dan juga tidak canggung untuk menyalami
peserta yang menghampirinya ke panggung.