Secara geografis terdapat 6
Kabupaten yang berada tepat di bawah kaki gunung willis . Kabupaten itu adalah Nganjuk, kediri, Tulungagung,
Trenggalek, Ponorogo dan Madiun. Untuk memanfaatkan potensi yang ada selasa 4
september 2012 bertempat di Aula Eks Kantor Diklat Aparatur dan Masyarakat Kabupaten Trenggalek diadakan Rapat koordinasi pembahasan bidang-bidang
kerjasama antar daerah di wilayah selingkar wilis. Kegiatan tersebut di hadiri
Kabiro administrasi setda propinsi jatim, wakil bupati Trenggalek beserta
perwakilan forpinda dari ke 6 kabupaten.
Kegiatan ini diselenggarakan bertujuan untuk membahas
peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat khususnya di wilayah
selingkar gunung wilis.Potensi suatu daerah akan cepat berkembang apabila didukung
oleh kemudahan akses maupun ketersedian pelayanan publik yang memadai, misalnya
penyediaan infrastruktur baik berupa jalan, jembatan, fasilitas pendidikan dan
kesehatan serta fasilitas pendukung lainnya.Untuk itu masing-masing daerah yang
tergabung dalam wilayah selingkar gunung wilis dituntut untuk mampu berperilaku
lebih inovatif,kreatif serta bertindak cermat dalam mensinergikan program-
program yang ada di masing-masing kabupaten guna mendukung pengembangan potensi
daerah utamanya dalam hal menentukan skala prioritas pembangunan daerah.Hal ini
akan efektif dan lebih cepat pencapainnya ketika masing-masing daerah memiliki
komitmen dan pandangan yang sama dalam menjalin kerjasama.
Dalam sambutan wakil bupati trenggalek menceritakan besarnya
potensi daerah harus betul-betul merupakan berkah dan jangan sampai menjadi
sebuah bencana bagi kita semua dan di harapkan kerjasama ini tidak menimbulkan perselisihan, pertengkaran dan
konflik antar daerah. Dalam hal ini pemerintah kabupaten Trenggalek sendiri
sangat antusias dalam mengembangkan wilayah utara kabupaten Trenggalek. Pemerintah
Trengggalek telah meminta kepada bappeda Trenggalek untuk membuat kajian
akademis dengan melibatkan para pakar dari perguruan tinggi sesuai disiplin
ilmu masing-masing.
Wakil bupati menambahkan sebagai informasi, kabupaten Trenggalek
telah menetapkan kawasan Agropolitan pada daerah selingkar wilis eks perkebunan
belanda ( di wilayah kecamatan bendungan ). Penetapan kawasan tersebut merupakan
bagian dari rencana pengembangan kawasan agropolitan di samping kecamatan
Watulimo.
Di akhir
sambutannya wabup menyampaikan bahwa kerjasama seperti ini sangtlah penting. Kerena
berkaca pada pengalaman kegiatan pemerintah kabupaten Trenggalek dalam
mengembangkan kawasan di kecamatan bendungan banyak persoalan mulai dari sarana
prasarana pendukung, pemasaran pendukung, pemasaran produk, inovasi dan
kreatifitas pengembangan potensi sampai dengan pengembangan kapasitas
masyarakat. Dalam meningkatkan potensi wilayah menjadi pembelajaran bagi
pemerintah kabupaten Trenggalek khususnya dan untuk masyarakat Trenggalek pada
umumnya. Agar lebih tepat dalam menentukan kebijakan dan kegiatan yang efektif,
efisien, tepat sasaran, berdaya guna dan berhasil.