laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

11 September 2012

Penutupan Festival Turonggo Yakso


Proses pelestarian budaya asli daerah Kabupaten Trenggalek oleh Pemerintah terus digalakkan. Seperti tidak ingin kesenian asli daerahnya diklaim oleh daerah lain, pada  7 hingga 10 September 2012 bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke 818 diselenggarakan Festival Turonggo Yakso. Setelah 4 hari berlaga yang diikuti oleh beberapa seniman yang tergabung dalam sanggar dan perkumpulan Turonggo Yakso, pada Senin 10 September 2012 malam, festival ini ditutup secara resmi sekaligus pengumuman para pemenang.
Kesenian Jaranan Turongo yakso sendiri adalah kesenian jaranan asli dari Kabupaten Trenggalek. Dalam penampilannya, Turonggoyakso berbadan kuda dan berkepala raksasa. Seni tarian Turonggoyakso ini memadukan gerakan yang dinamis, energik, dan sangat disakralkan dalam memainkannya. 

Dalam sambutan tertulis Bupati Trenggalek yang dibacakan oleh Dandim 0806, Letkol Arhanut Mohammad Zaeni, festival semacam ini diselenggarakn sebagai upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya kabupaten Trenggalek yang dapat menumbuhkembangkan dan pencitraan atas karakter bangsa yang ramah berbudaya dan bermartabat.
Bupati berpandangan bahwa hal ini merupakan bentuk aktualisasi dan upaya untuk peningkatan dari waktu ke waktu dan pengakuan secara formal untuk mendapatkan hak paten dari kesenian Turonggoyakso sehingga tidak sampai diklaim oleh daerah lain bahkan negara lain.
Selanjutnya, Bupati mengingatkan kepada panitia serta peserta agar event ini jangan sampai hanya sekedar diikuti tetapi juga harus menjadi event yang konstruktif dan menjaga kualitas. “ada target dan standard yang harus kita capai” tegas Bupati.
Masih menurut Bupati, dengan keitkutsertaan para seniman maka akan didapatkan hal yang positif, inspirasi serta nilai tambah di masa yang akan datang.
Khusus kepada yang berhasil mendapat predikat terbaik Bupati mengucapkan selamat serta terimakasih dan yang belum berhasil Bupati berpesan untuk terus berupaya untuk menjadi yang terbaik.
Dengan berakhirnya sambutan tertulis Bupati Trenggalek, maka festival Turonggoyakso ditutup secara resmi dengan ditandai pemukulan bedug oleh Letkol Arhanut Mohammad Zaeni.
           Setelah melalui penjurian oleh para juri yang terdiri dari Tri Broto Wibisono, S.Pd, M.Si, Bambang Wibisono, S.Sn serta Sutiyono, S.Pd terpilihlah grup Turongo Dipo Sekti dari Pogalan terpilih menjadi juara pertama. Yang menjadi juara kedua yaitu grup Turonggo Budoyo dari SUmbergedong sebagai juara II serta juara III berhasil diraih oleh grup Dharmo Putro dari Pule.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video