Kegiatan ini berlangsung digedung Ir.Sukarno Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Halal bihalal warga asal trenggalek di malang serasa sangat meriah ketika semua yang hadir menyanyikan lagu kutho trenggalek,sebagai lagu yang dikarang oleh orang trenggalek asli.
Dr.Ir.Edy Susilo ketua panitia halal bihalal dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat trenggalek yang ada di malang menghadiri undangannya untuk bersilaturrohmi menyatukan tekad dan niat untuk bersama-sama membangun trenggalek ,sebagai tanah kelahiran kita untuk menuju trenggalek yang lebih maju dan sejahtera. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Prof,Dr Imam Suprayogo sebagai rektor UIN yang telah merelakan gedungnya dipakai untuk kegiatan halal bihalal. Pak Imam ini juga asli trenggalek dari kecamatan watulimo " imbuhnya."
Kita sebagai warga trenggalek di perantauan harus bersatu,jangan melihat pangkat,derajat dan yang paling penting adalah jangan membuat masalah tapi harus pandai-pandai memecahkan masalah.
Apabila bendungan ini terwujud tidak ada sawah yang kekeringan untuk 3 kecamatan tugu,karangan dan kecamatan trenggalek. Disamping bisa memajukan pertanian juga akan berdampak pada sektor pariwisata. Tempat ini akan menjadi tempat wisata seperti daerah-daerah lain disamping tempat wisata yang sudah ada seperti pantai prigi dan goa lawa. Secara otomatis kalau tempat ini menjadi tempat wisata secara ekonomis akan meningkatkan taraf hidup masyarakat disekitarnya. Oleh sebab itu bupati meminta doa restunya agar bendungan itu segera terwujud.