Dalam sambutanya Ketua Nahdatul
Ulama Kabupaten Trenggalek KH Mastur Ali mengatakan bahwa saat ini tugas
Pengurus Nahdatul Ulama semakin berat, dengan adanya anggota Nahdatul Ulama yang
keluar dari kepengurusan Nahdatul Ulama tanpa pemberitahuan maka kami
menghimbau kepada Pengurus Ranting untuk mendata kembali jumlah anggotanya dan juga jumlah mushola atau masjid yang ada
di wilayahnya. Selain itu diharapkan setelah pendataan anggota selesai ,
nantinya seluruh anggota akan dibuatkan Kartu Anggota Nahdatul Ulama ( Karta
NU), yang juga dapat berfungsi sebagai ATM. Diharapkan program ini selesai
tahun 2014.
Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Trenggalek Drs.
Abu Shomad M.Si yang mewakili Bupati
Trenggalek Dr. Ir Mulyadi WR MMT, dalam sambutannya mengharapkan seluruh warga
Nahdatul Ulama dan warga Kecamatan Tugu
untuk ikut berdo’a serta berpartisipasi dalam mensukseskan pelaksanaan
pembangunan dan proyek – proyek Pemerintah Kabupaten Trenggalek, mengenai proposal
untuk warga Nahdatul Ulama maupun Pondok Pesantren yang belum dapat terealisasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek
tidak bermaksud untuk mempersulit, ini dikarenakan banyaknya proposal
permohonan bantuan yang masuk, sehingga harus diseleksi. Mengakhiri sambutannya
Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Trenggalek Drs. Abu
Shomad M.Si, atas nama Pemerintah Kabupaten Trenggalek, kami mengucapkan permohonan maaf yang
sebesarbesarnya minal aidzin wal faidzin
mohon ma’af lahir dan bathin, selamat Ulang Tahun ke 89, dan semoga
pelaksanaan Musyawarah Kerja ke II tahun
2012 berjalan sukses.
Acara dilanjutkan Musyawarah Kerja Nahdatul Ulama Kabupaten Trenggalek ke II
tahun 2012, oleh Seluruh Pengurus Nahdatul Ulama Kabupaten Trenggalek dan
Seluruh Pengurus Anak cabang Nahdatul Ulama Kabupaten Trenggalek dan demi
suksesnya kegiatan ini diharapkan Seluruh Pengurus Ranting Nahdatul Ulama dapat
menjadi saksi pelaksanaan Musyawarah Kerja
Nahdatul Ulama ke II tahun 2012.