Dalam laporannya ketua panitia sekaligus pengasuh pondok pesantren Nailul Ulum Gus Sahar Banuri menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pengajian ini. Dilaporkan pula bahwa pondok pesantren ini disamping menyelenggarakan pendidikan non formal juga mempunyai pendidikan formal mulai dari Paud , SD sampai SMP, bahkan sudah merencanakan mau mendirikan madrasah aliyah. Oleh sebab itu saya minta doa restunya kepada hadirin semoga rencana ini bisa terwujud. Adapun pendidikan non formal di pondok ini diantaranya mempelajari tentang tafsir al Qur'an.
Bupati Trenggalek Dr.Ir.Mulyadi WR,M.MT dalam sambutannya antara lain mengatakan kegiatan halal bihalal bisa dilaksanakan kapan saja tidak harus pada saat bulan syawal dan kegiatan halal bihalal ini hanya ada di indonesia bahkan sekarang malaysia juga sudah mengadakan kegiatan yang sama, oleh sebab itu halal bihalal ini harus kita kembangkan karena momentum tersebut sangat banyak manfaatnya, disamping sebagai ajang silaturohmi juga akan memperkokoh persatuan dan kesatuan sebagai modal dasar bangsa indonesia untuk mempertahankan NKRI dan melaksanakan pembangunan.
Disampaikan juga bahwa sisa jabatannya akan digunakan untuk memenuhi kehendak rakyat utamanya memperbaiki jalan yang rusak serta akan berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu bupati meminta dukungan seluruh masyarakat trenggalek agar semua program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan oleh pemerintah ini bisa berjalan lancar dan berhasil dengan baik.