laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

9 Agustus 2012

Peringatan Nuzulul Quran Pemkab Trenggalek Tahun 1433 H / 2012

       Nuzulul qur’an adalah sebuah mukzizat Alloh SWT karena  merupakan proses turunnya al-Quran kepada  Nabi Muhamad SAW untuk memberi petunjuk kepada manusia. Mengingat momen ini begitu penting, rabu, 8 Agustus  pemerintah kabupaten Trenggalek mengadakan peringatan nuzulul qur'an yang dihadiri oleh wakil bupati anggota forpimda, ketua DPRD, SKPD,serta warga masyarakat. Acara tersebut  diadakan di pelataran Pendopo Kabupaten Trenggalek tepatnya di depan gedung Bhawarasa.Peringatan nuzulul qur’an pada tahun ini terasa sangat istimewa, karena bertepatan dengan hari ulang tahun Ke-67 Republik Indonesia,serta peringatan hari jadi yang ke 818 kabupaten trenggalek.

     Mengawali sambutannya Bupati Trenggalek DR.Ir.Mulyadi,WR.MMT  mengatakan Alquran  merupakan kumpulan makna dari 104 kitab suci yang diturunkan kepada para nabi sebelum Nabi Muhammad SW, terdiri dari 30 juz, 114 surat, 6666 ayat, diturunkan selama  22 tahun 2 bulan dan 22 hari yang ayat pertamanya adalah iqro’ ( yang artinya bacalah ).Al qur’an bagi umat manusia memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai bacaan, sebagai obat, sebagai petunjuk, sebagai penyelamat/pemberi syafaat dan sebagi sumber dari segala ilmu pengetahuan dan tehnologi. Kandungan isi alquran yang meliputi segala sendi kehidupan yang tidak terbatas pada suatu masa dan tempat tertentu yang di dalamnya terdapat larangan, janji, ancaman, cerita sejarah, tauladan, hukum-hukum, budaya, dan perdagangan merupakan salah satu keistimewaan/mukjizat alquran yang kemurniannya tetap terjaga sampai hari kiamat nanti.

         Bupati menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul quran seperti ini telah berlangsung secara berkesinambungan dari generasi ke generasi, merupakan suatu upaya untuk mengadakan pemahaman ulang terhadap suatu peristiwa sejarah yang mengandung nilai edukatif dan mukzizat yang tentunya di landasi niat yang baik dan benar agar kegiatan ini dapat memperteguh kaimanan dan ketaqwaan serta memperbaiki diri dalam berfikir dan berperilaku, di samping sebagai pengembangan syiar agama. 

           Di akhir sambutanya bupati mengingatkan jika kemajuan pengetahuan dan tehnologi tanpa memperhatikan sendi-sendi yang diajarkan al-quran tidak akan membawa kebahagian bahkan akan membawa bencana dan malapetaka. Dalam mempelajari dan mendalami al –qur’anpun  hendaknya tidak hanya berdasarkan akal pikiran semata, tetapi diserahkan kepada ahlinya agar maksud dan tujuannya sesuai dengan yang digariskan.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video