laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

8 Agustus 2012

Festival Golek Wengi Meriahkan Ramadhan 1433 H


Penabuhan bedug oleh Bupati Trenggalek, Dr.Ir.Mulyadi WR, MMT menandai dibukanya Festival Golek Wengi pada Selasa, 7 Agustus 2012.  Bertempat di depan Masjid Agung Baiturrahman festival Golek Wengi diselenggarakn untuk memperingati Hari Jadi Trenggalek ke 818 Tahun 2012 sekaligus memeriahkan  bulan suci Ramadhan 1433 H. 

            Dalam Festival Golek Wengi, akan dimeriahkan dua lomba yaitu rampak bedug dan festival rebana kreasi yang diikuti 57 peserta. Kedua kesenian yang identik dengan Islam ini selalu mewarnai setiap penyambutan Hari Raya Idul Fitri tiba serta sebagai pertanda datangnya waktu sholat. Maka tidaklah heran jika Kabupaten Trenggalek selalu menyelenggarakan Festival ini di setiap bulan Ramadhan. Mengenai hal ini, Bupati mengungkapkan dalam sambutannya bahwa Festival Golek Wengi yang didalamnya diisi dengan kegiatan lomba Rampak Beduk dan Festival Rebana Kreasi, merupakan salah satu wahana untuk membina kaum , membina insan yang berakhlaq kharimah.
Bupati juga berharap melalui kegiatan ini mampu melahirkan generasi generasi yang islami, generasi yang berakhlaqul kharimah, yang dapat menjadi modal bangsa menuju masyarakat Baldatun Thoyibatun Warabun Ghofur.
Menurut Bupati, Festival Golek Wengi ini akan diadakan hingga 15 Agustus 2012 yang diharapkan menjadi alternatif hiburan masyarakat selagi menunggu waktu berbuka puasa.
            Dalam kesempatan tersebut, Bupati sempat menyinggung tentang beberapa musibah yang melanda Kabupaten Trenggalek akhir-akhir ini seperti terbakarnya pabrik Gondorukem(5/8), Bupati mengajak masyarakat Trenggalek untuk menggunakan momen Ramadhan sebagai ajang introspeksi. “Mari kita pelajari, kita ambil hikmah dari kejadian tersebut, Apakah merupakan peringatan, apakah sebagai cobaan atau apakah sebagai adzab” ujar Bupati.
Lebih lanjut, menurut Bupati semua persoalan sebesar apapun , maka dapat diatasi dengan niat yang tulus, jiwa yang mulia sebagaimana misi Rasulullah diutus dimuka bumi adalah untuk menyempurnakan akhlaq.
Diakhir sambutannya, Bupati menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, panitia dan masyarakat yang telah berperan baik langsung maupun tidak langsung sehingga terselenggara acara ini, “Mari kita upayakan peningkatan dari waktu ke waktu, baik kualitas maupun kuantitasnya, semoga amal baik bapak ibu diterima disisiNya” tandas Bupati mengakhiri sambutannya.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video