laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

4 Juli 2012

Wakil Menteri Pertanian Lakukan Kunjungan ke Trenggalek

Selasa, 3 Juli 2012 terasa cukup istimewa bagi Kabupaten Trenggalek. Pasalnya Wakil Menteri Pertanian, DR. Rusman Heriawan mengunjungi Kabupaten penghasil keripik tempe ini dalam rangka menghadiri panen raya Padi Hibrida dengan kawasan agensia hayati dan pencanangan tanam SLPTT kedelai dan jagung Tahun 2012 di Kecamatan Karangan.  Wakil Menteri disambut secara resmi oleh Bupati Trenggalek ,Forpimda  beserta Kepala Dinas terkait.
Setiba di kawasan pertanian di Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, Wakil menteri yang didampingi Bupati Trenggalek, Dr.Ir.Mulyadi WR, MMT langsung meninjau kawasan pertanian yang sebagian besar menggunakan bibit padi hibrida yang terkenal sebagai salah satu varietas unggul. Untuk menandai panen raya padi hibrida, Wakil Menteri yang didampingi Bupati Trenggalek melakukan perontokan padi dan penanaman jagung dan kedelai secara simbolis. 

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan kepada kelompok tani diantaranya bantuan benih padi hibrida sejumlah 22500 kg, kepada 150 kelompok tani dan diwakili oleh kelompok tani sedap malam desa banaran kecamatan Tugu, bantuan benih padi non hibrida sejumlah 62500 kg, kepada 100 kelompok tani dan diwakili oleh kelompok tani mekarsari desa Tumpuk kecamatan Tugu, bantuan benih jagung sejumlah 11250 kg kepada 50 kelompok tani dan diwakili oleh kelompok tani Subur desa Kayen Kecamatan Karangan, bantuan benih kedelai sejumlah 80000 kg kepada 197 kelompok tani dan diwakili oleh kelompok tani Tani Maju II desa Karangan Kec.Karangan. Selain itu juga diserahkan bantuan pembelian peralatan pasca panen kepada dua kelompok tani, masing-masing kelompok terdiri dari 12 unit paddy mower, 1 unit power thresher, 10 unit pedal threser, 22 unit terpal dan diwakili oleh kelompok Tani Banjaran Mukti Desa Kedungsigit kec.Karangan. Secara simbolis, Wakil Menteri pertanian juga menyerahkan kalender tanam dan rekomendasi pemupukan padi specifik lokasi oleh Kepala BPTP Jatim.
            Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek, Dr.Ir.Mulyadi WR, MMT menyebutkan bahwa tiga tahun terakhir, Kabupaten Trenggalek yang memiliki luas lahan sawah hanya 12.300ha sudah berhasil meningkatkan produksi lebih dari 5%. “Hal ini tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan pembangunan pertanian melalui kegiatan Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT), Optimalisasi lahan, dan perbaikan jaringan irigasi desa, dan bantuan langsung pupuk” jelas Bupati.
 

            Bupati juga mengungkapkan bahwa dengan penduduk mencapai 700ribu jiwa, Kabupaten Trenggalek telah mampu memenuhi kebutuhan pangan tanpa harus mengimport. Kepada Wamen, Bupati mengungkapkan jika salah satu kendala pertanian di Kabupaten Trenggalek adalah sawah tadah hujan. “Jadi lahan pertanian hanya bisa ditanami  ketika memasuki musim penghujan, sedangkan diluar musim hujan sawah hanya ditanami palawija” ujar Bupati.
Selain melaporkan tentang perkembangan pertanian di Kabupaten Trenggalek, Bupati juga sempat menyinggung tentang rencana pembangunan Bendungan Tugu yang diharapkan bisa dimulai pembangunannya pada Tahun 2013 nanti. Menurut Bupati, jika pembangunan Bendungan Tugu bisa terwujud maka akan memiliki dampak yang multipurpose. “ Selain akan bermanfaat dari segi ekonomi, bendungan Tugu akan berguna untuk irigasi, Pariwisata, Perikanan, bahan baku air minum, Pembangkit Listrik mikrohidro” ujar Bupati. 

Bupati meminta Wamen untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Trenggalek ini ke Pemerintah Pusat. Salah satu solusi yang disampaikan Bupati adalah pengalihan dana yang sedianya akan digunakan untuk pembangunan bendungan Nipah di Sampang yang hingga saat ini masih mengalami sengketa, untuk bisa dialihkan di Kabupaten Trenggalek . “Kalau terbangun ini bisa mengairi 120 hektar dan secara langsung akan memberikan dampak positif di bidang Pertanian” tandas Bupati.
Selanjutnya, DR. Rusman Heriawan selaku Wakil Menteri Pertanian dalam sambutannya membagikan empat kunci sukses di bidang Pertanian yang harus dicapai.  Sukses pertama  yaitu program swasembada pangan bisa berkelanjutan. Untuk itu, Wamen meminta semua stakeholder untuk bahu membahu demi kepentingan masyarakat untuk mencapai swasembada pangan.
Lebih lanjut diungkapkan oleh mantan orang nomor satu di Badan Pusat Statistik ini adalah diversifikasi pangan sebagai sukses kedua. “Diversifikasi pangan ditujukan untuk mencapai kearifan pangan lokal supaya ketergantungan beras menjadi kurang tekanannnya, saya yakin Kabupaten Trenggalek memiliki banyak kearifan lokal contohnya yaitu tiwul” jelas Wamen.
Selanjutnya adalah bagaimana meningkatkan kualitas secara ekonomi yang kita tanam. Sukses terakhir yang harus diperhatikan adalah kesejahteraan petani. “Bagaimana kita berusaha supaya petani sejahtera, bisa menanam yang bagus, serta mendapatkan bibit unggul.” lanjut Wamen.
 Menanggapi tentang curhatan Bupati tentang kelanjutan pembangunan Bendungan Tugu,  Wamen berjanji untuk menyampaikan usulan Bupati ke Menteri PU dan Dirjen Sumber Daya Air. “Semua kita kerahkan, supaya mendapat perhatian lebih banyak. “ ungkap Wamen yang diikuti tepuk tangan seluruh undangan yang hadir.  

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video