Disampaikan Kepala PNPM mandiri
Trenggalek acara ini di hadiri 167
pesarta yang kesemuanya adalah pengurus PNPM Mandiri Kabupaten Trenggalek,
terdiri dari Tim koordinasi kabupaten 10
orang, Vasilitator 4 orang, camat 13 orang, PJOK 13 orang, Pengurus BKAD 13
orang, badan pengurus UPK 13 orang, pengurus UPK 39 Orang, vasilitator kecamatan
13 orang, kepala desa 13 orang, pengurus PPK 13 orang, Tim Monitoring Desa 13
Orang.Di selenggarakannya Kegitan Ini bertujuan agar masyarakat sebagai pelaksana program PNPM dapat meningkat
pengetahuannya untuk ikut serta pemerintah dalam menanggulangi tindak korupsi.
Wakil Bupati Trenggalek,
Kholiq,SH, M.Si memberikan apresiasinya
kepada para peserta atas semangatnya menghadiri Seminar. hal ini terbukti
dengan penuhnya kursi yang di siapkan. berarti semuanya berharap dan mendukung
gerakan anti korupsi yang di galakkan pemerintah saat ini. Wakil Bupati juga sangat mendukung terhadap
kegiatan PNPM mandiri perdesaan dengan prinsip transparansi dan Akuntabilitas.
Tidak lupa ucapan terima kasih juga di ucapkan kepada Bapemmas yang telah
mengadakan acara seminar ini.
Lebih lanjut Wakil Bupati juga
menyampaikan agar dalam pengelolaan dana ataupun laporan keuanganya harus
terbuka jadi masyarakat umum harus mengetahuinya karena program ini berbasis
kemasyarakatan.wakil bupati berpesan pencegahan tindak korupsi itu sangat penting. Hal ini di ibaratkan
dengan istilah kesehatan yaitu
pencegahan itu lebih utama di banding pengobatan.Sehingga tindak korupsi
seyogyanya untuk di cegah mulai awal dari pada terlanjur parah dan merugikan
negara.
Sebelum mengakhiri sambutannya
wakil bupati mengingatkan kalau indonesia adalah negara hukum jadi semua
peraturannya telah diatur berdasarkan hukum.Tindakan kurupsi sekecil apapun
walaupun hanya satu rupiah juga akan mendapatkan sanksi karena walau
bagaimanapun juga hal itu termasuk merugikan negara juga termasuk melawan hukum.
diharapkan dengan adanya seminar ini
bisa mempersempit gerak tindak korupsi
terutama berawal di dalam kepengurusan PNPM.