![]() |
| Pawai Pembukaan MTQ ke-36 |
Diawali
dengan pawai oleh para kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Trenggalek
menandai dimulainya Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 26 Kabupaten Trenggalek
tahun 2012. Pawai dimulai dari Masjid Baiturrahman Trenggalek dengan diiringi
drum band dari MI Plus Walisongo dan berakhir di panggung kehormatan di Depan
Pendopo Kabupaten Trenggalek dan dilanjutkan dengan Pembukaan MTQ.
Pembukaan
MTQ digelar di Alun-alun Trenggalek, hadir dalam upacara pembukaan Bupati
Trenggalek, Forpimda Kabupaten Trenggalek, Kepala SKPD Lingkup Pemkab
Trenggalek, Camat se-Kabupaten Trenggalek serta para kafila dari Kecamatan
se-Kabupaten Trenggalek. Pembukaan MTQ tahun 2012 ini juga diselingi dengan
gelar seni islami.
Ketua
Panitia MTQ Sigit Hari Basoeki, S.H., M.Si. menyampaikan MTQ merupakan salah
satu upaya untuk mencapai visi pembangunan kabupaten trenggalek karena mampu mendorong terwujudnya masyarakat trenggalek yang beraklak. Disamping itu
dengan dilaksanakan MTQ Tingkat Kabupaten sebagai salah satu cara untuk mencari
kafilah-kafilah yang akan dikirim ke tingkat provinsi maupun tingkat nasional.
Sigit
menambahkan bahwa peserta MTQ ke-26, diikuti oleh 224 orang yang teridiri dari beberapa
cabang. Para kafilah diasramakan di 3 tempat, yakni di SMK Muhammadiyah, SDN Ngantru dan di SMPN 3
Trenggalek. Perlombaan akan berlangsung selama 2 hari, dari tanggal 26-27 Juni
2012. Lomba dilaksanakan di Komplek Pendopo Kabupaten Trenggalek, Masjid
Baiturrahman, Masjid Darussalam, SMPN 3 Trenggalek dan Masjid Komplek Rumah
Dinas Polres Trenggalek.
Sementara
itu Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyampaikan selain mengikuti MTQ baik tingkat kabupaten
maupun tingkat provinsi atau nasional namun inti dari kegiatan ini bagaimana Al
Quran makin dicintai masyarakat dihayati khususnya masyarakat Trenggalek. Alquran
adalah kalamullah sehingga sangat cocok menjadi pegangan umat manusia untuk
kebahagiaan dunia atau akhirat.
Lanjut
Bupati, bahwa Alquran juga mengandung falsafah kisah-kisah dan sumber belajar
untuk mencerdaskan masnusia. “Pada kesempatan yang baik ini kami mengajak untuk
menjadikan alquran sebagai pedoman untuk menciptakan tatanan kehidupan yang
harmonis rukun sejahtera dan berakhlakul kharimah” ucap Bupati. Bupati mengajak
kepada tokoh agama untuk terus membimbing dan menghindarkan umatnya dari
tindakan2 yang tidak terpuji. “Mari kita tunaikan ajaran agama dengan sebaik-baiknya”
ucap Bupati
Untuk
para kafilah yang datang dari seluruh kecamatan Bupati mengucapkan selamat mengikuti
MTQ semoga dengan ini dapat membawa manfaat dan maslahat dalam menyebarkan syiar
islam. “Untuk para juri, saya berharap bertindak adil dan jangan ada KKT” ucap
Bupati.
Tema
MTQ ke-26 di Kabupaten Trenggalek adalah Marilah kita jadikan MTQ untuk
mewujudkan generasi Qur'ani cerdas bertakwa berakhlak mulia.


