laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

20 Juni 2012

APBD Tahun Anggaran 2011 Alami Surplus


Akhirnya setelah 6 bulan Tahun Anggaran berakhir, penyampaian nota penjelasan ranperda tentang  pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Trenggalek disampaikan oleh Bupati Trenggalek kepada DPRD pada Selasa, 19 Juni 2012 bertempat di Ruang Sidang DPRD. Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, S. Akbar Abbas, SE. MM tersebut dihadiri oleh Bupati Trenggalek, anggota Muspida, Kepala SKPD Lingkup Pemkab Trenggalek, Kepala instansi vertikal, Kepala BUMN dan BUMD serta pengurus organisasi wanita Kabupaten Trenggalek.
Rancangan laporan daerah tersebut memuat laporan keuangan yang meliputi laporan keuangan. Untuk diketahui, laporan keuangan ini telah mendapat review dari inspektorat Kabupaten Trenggalek pada 20 Pebruari hingga 26 maret 2012 juga diaudit oleh BPK RI selama 45 hari kerja dengan pendapat (opini) wajar dengan pengecualian. Menanggapi hal ini, Bupati Trenggalek, Dr.Ir Mulyadi WR, MMT menyatakan bahwa opini dari BPK RI  belum sesuai yang diharapkan.“Ini sebagai pertanda bahwa kita harus bekerja lebih keras lagi, komitmen serta dukungan semua pihak untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan tentang pengelolaan keuangan daerah secara konsisten dan taat azas” ujar Bupati.
Pada pos pendapatan yang arahnya berfokus pada peningkatan dan optimalisasi pendapatan asli daerah khususnya pada penerimaan pajak daerah, Bupati menjelaskan bahwa pada Tahun Anggaran 2011 pendapatan daerah terealisasi 948 milyar 217 juta 914 ribu 496 rupiah 88 sen atau 100, 16 % melampaui target sebesar 5 milyar 738 juta 283 ribu 628 rupiah, 94 sen.
Sementara untuk pos belanja yang difokuskan dalam penyusunan kebijakan untuk mencapai sasaran-sasaran daerah yang strategis dan mendesak, dari Tahun Anggaran 2011 yang dianggarkan 1 trilyun 19 milyar 191 juta 329 ribu 567 rupiah, 70 sen terealisasi 935 milyar 917 juta 289 ribu 32 rupiah atau 91,83 % berkurang sebesar 83 milyar 274 juta 40 ribu 535 rupiah 70 sen. Terkait dengan hal ini, Bupati menanggapi bahwa hal ini terjadi karena adanya penghematan belanja dan ada beberapa kegiatan yang tertunda pelaksanaannya.
Jika dilihat dari pos pendapatan dan pos belanja maka terdapat selisih lebih sebesar 9 milyar 900 juta 397 ribu 938 rupiah, 88 sen.  “Angka ini menunjukkan pelaksanaan APBD Kabupaten Trenggalek Tahun Anggaran 2011 yang mengalami surplus” jelas Bupati.
Sedangkan dari segi pembiayaan terutama penerimaan pembiayaan Tahun Anggaran 2011 telah dianggarkan sebesar 82 milyar 464 juta  700 ribu 830 rupiah, 26 sen dan terealisasi sebesar 80 milyar 964 juta 19 ribu 204 rupiah, 20 sen. Dengan begitu menunjukkan adanya kekurangan dari yang telah ditetapkan sebesar 1 milyar 500 juta 681 ribu 626 rupiah 6 sen. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan Tahun 2011 dianggarkan 3 milyar 250 juta terealisasi 3 milyar 250 juta rupiah atau 100% sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. “Pengeluaran pembiayaan ini digunakan untuk penyertaan modal (investasi) Pemerintah Daerah” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati sempat menyinggung tentang penghematan konsumsi BBM bersubsidi. Bupati mengajak semua komponen untuk berpartisipasi aktif ikut menyukseskan program tersebut, dimana kita harus berupaya agar penghematan dapat dilakukan setiap sektor pemerintahan khususnya di Kabupaten Trenggalek.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video