Dalam rangka mensukseskan
program ketahanan pangan, pada Kamis, 10 Mei 2012 Kantor Ketahanan Pangan
Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan Sosialisasi program Percepatan Penganekaragaman
Konsumsi Pangan (P2KP) bertempat di Aula Hotel Hayam Wuruk
Trenggalek. Hadir dalam kesempatan
tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek serta unsur P2KP kabupaten.
Ir. Nurhadi
Setiyono, M.Si selaku Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Trenggalek dalam
paparannya mengungkapkan program P2KP merupakan program yang memberdayakan
wanita dalam rangka penganekaragaman konsumsi pangan. Dalam upaya penganekaragaman pangan tersebut diharapkan dapat
dioptimalkannya pemanfaatan pekarangan. Selanjutnya, program P2KP juga akan disosialisasikan kepada siswa ke SD /MI aagar mereka paham tentang mana makanan yang sehat dan bergizi. Selain itu, program P2KP juga diperuntukkan untuk mengembangkan pengelolaan
pangan lokal yang berbasis tepung-tepungan.
Adapun tujuan diselenggarakannya sosialisasi ini untuk meningkatkan
pengetahuan keterampilan kelompok wanita, agar bisa memanfaatkan lahan pekarangan sebagai alternatif pangan keluarga. Selain itu,
melalui sosialisasi ini mampu meningkatkan motivasi masyarakat untuk
menyediakan penganekaragaman konsumsi yang beragam, bergizi dan berimbang. Yang tak
kalah pentingnya, peningkatan peran serta Pemerintah dalam upaya pengembangan dan
pendampingan penganekaragaman konsumsi pangan sangat diharapkan.
Selanjutnya, Ketua
TP PKK Ny.Penny Mulyadi dalam sambutannya berharap kepada 50 peserta yang hadir
untuk menjadi duta program P2KP. “ Saya berharap hadirin sekalian bisa menjadi
kepanjangan tangan untuk program ini sehingga pelaksanaannya bisa sukses dan
berdaya guna” ungkapnya.
Agar sosialisasi
yang diselenggarakan tidak sia-sia, Ny.Penny Mulyadi meminta peserta yang hadir
untuk sungguh-sungguh menyerap materi yang disampaikan oleh pemateri. “Materi
yang diulas harus diresapi dengan baik “ tandasnya.
Adapun pemateri Sosialisasi
program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) kali ini terdiri
dari Ketua TP PKK, Dinas Kesehatan serta dari Kantor Ketahanan
Pangan.