Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
Trenggalek, Selasa malam (1/5) menggelar resepsi untuk menyambut Peringatan
Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei. Resepsi tersebut
diselenggarakan di halaman SDN 1 Sumbergedong dan dihadiri Asisten Ekonomi dan
Pembangunan Sekda, Kepala SKPD Lingkup Pemkab Trenggalek, Ketua Pepadi serta
masyarakat.
![]() |
| Asisten Ekonomi dan Pembangunan Menyerahkan Gunungan |
Acara dimulai dengan pertunjukkan seni
jaranan turonggo yakso dan pagelaran wayang oleh dalang cilik dari beberapa
sekolah di Trenggalek. Pagelaran wayang oleh dalang cilik mengambil judul
Gatotkaca Jedi. Dalang cilik tersebut Arfista Brian Ramadhani, Punjung Prayogo,
Reneng Alang, Syamsul Gondo Prasetyo, Andi Lukman, Ahmad Novan Setiono, Vuricho
Fajorus Shodiq dan Genit.
Ketua Pepadi Pusat, Bambang Eko Tjipto,
SH menyampaikan bahwa kini pepadi melaksanakan diskusi dengan Kementerian
Dikbud tentang wayang masuk kurikulum sekolah. “Ini bertujuan untuk mensuport
pengembangan budaya wayang khususnya” ucap Eko. Karena pelestarian wayang harus
didukung 3 aspek yaitu ilmu pewayangan, regenerasi pedalang dan regenerasi
penonton.
Untuk regenerasi penonton salah satu hal
yang sulit. Karena pengaruh budaya asing
sangat deras masuk ke Negara kita, bahkan tanpa filter. “Kalaupun ada filter,
itu sangat tipis sekali. Ini yang sangat mempritahinkan kita” imbuh Eko. Perlu kerja
keras, supaya warisan budaya kita yang sudah diakui dunia tidak hilang, dengan
pengenalan wayang melalui sekolah dengan intensif.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Trenggalek
yang dibacakan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Sudarto, M.M Bupati
Trenggalek menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dilaksanakan acara pertunjukkan
seni turonggo yakso dan pagelaran wayang. Karena masih ada anak-anak didik kita
yang berjuang dibidang kebudayaan terutama pewayangan. Karena pelestarian
kebudayaan merupakan tanggung jawab kita bersama.
Usai memberikan sambutan, Asisten Ekonomi
dan Pembangunan di damping Ketua Pepadi Pusat secara simbolis menyerahkan
gunungan kepada salah satu dalang cilik, sebagai tanda dimulainya
pagelaran wayang dalam rangka memperingati Hardiknas 2012 di Kabupaten
Trenggalek.
