Dengan topografi
wilayah yang sebagian besar merupakan daerah pegunungan, Kabupaten Trenggalek ternyata
menyimpan beragam potensi alam terutama potensi bahan galian yang beragam.
Sayangnya potensi Sumber Daya Alam ini masih belum bisa dimanfaatkan dengan
maksimal. Untuk itu, Pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, Industri,
Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Diskoperindagtamben) menyelenggarakan paparan kegiatan eksplorasi emas dan mineral lainnya oleh PT Sumber Mineral Nusantara bertempat di Bhawarasa pada Senin
(21/5). Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati beserta anggota Forpimda, Sekretaris daerah,
Kepala Diskoperindagtamben,Camat.
Bupati Trenggalek,
Dr.Ir.Mulyadi WR, MMT dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini sudah ada
89 pemegang Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang diterbitkan. Dari jumlah
tersebut 53 merupakan pertambangan rakyat, 33 Ijin Usaha Pertambangan (IUP)
serta 3 IUP eksplorasi.
Namun dalam
pelaksanaannya, menurut Bupati masih banyak hal yang perlu dibenahi mulai
dari koordinasi hingga pelayanan perijinan. Pemerintah daerah yang memiliki
kewajiban dalam hal ini harus segera membuat kebijakan IUP dan IPR yang tidak
aktif. Selain itu revisi tentang SK IUP dan IRP juga harus segera diselesaikan.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa
regulasi tata perijinan pertambangan juga merupakan pekerjaan rumah yang harus
segera dicarikan solusi. Kepada semua pihak yang terkait, Bupati meminta agar
berperan serta sehingga usaha pengelolaan usaha bisa tercapai.
Selain itu, Bupati
juga berharap semoga potensi pertambangan tersebut bisa memberikan nilai tambah sehingga dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan
rakyat di Kabupaten Trenggalek.
Khusus kepada PT
Sumber Mineral Nusantara yang sudah memegang IUP eksplorasi emas sejak Tahun
2005, Bupati meminta kepada perusahaan ini untuk memperhatikan kelestarian
lingkungan disekitar area pertambangan. “Pertambangan memang sangat
menguntungkan, namun harus memperhatikan kelestarian lingkungan dan masyarakat
sekitar” ujar Bupati.
Untuk diketahui, PT
Sumber Mineral Nusantara akan melakukan penelitian di 10 Kecamatan di
Kabupaten Trenggalek.