![]() |
| Bupati Menyerahkan SK Secara Simbolis |
Untuk mengisi kekosongan jabatan kepala
sekolah tingkat SD, beberapa jabatan struktural serta permohonan pindah tugas Kepala
Dishubkominfo, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melaksanaan mutasi beberapa
pejabat. Pelantikan pejabat struktural dan guru yang diberi tugas tambahan
sebagai kepala sekolah telah dilaksanakan Rabu Siang (2/5) di Gedung Bhawarasa.
Sebanyak 2 pejabat eselon II, 3 pejabat eselon III, 10 pejabat eselon IV
serta 10 guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah dilantik
langsung dipimpin oleh Bupati Trenggalek, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT dan
disaksikan seluruh Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Untuk pejabat eselon II, posisi Ulang Setyadi,
S.H., M.Si. sebagai kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika
digantikan oleh Ir. Ekanto Malipurbowo, M.M. Sedangkan Ulang Setyadi, S.H.,
M.Si. kini menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik. Sedangkan Kasi
Angkutan Orang yang mengundurkan diri kini diisi oleh Hariyono, yang sebelumnya
juga berdinas di Dishubkominfo.
Sementara itu Bupati Trenggalek dalam
sambutannya mengatakan bahwa guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah
diperlukan untuk menunjang pelaksanaan Ujian Nasional Sekolah Dasar yang akan
dilaksanakan pada 7-9 Mei mendatang. Terdapat 10 guru sekolah dasar, yang kini
diberi tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah.
Bupati juga menekankan dalam melaksanakan
pembangunan kedepan perlu diperhatikan aspek social dan aspek lingkungan termasuk
pengambilan kebijakan. “Kita tidak boleh mengesampingkan aspek social dan
lingkungan seperti yang dilaksanakan pada era orde baru” ucap Bupati.
Lanjut Bupati, seperti dalam pembangunan
Bendungan Tugu kedepan, kita sangat memperhatikan aspek social yaitu dengan
melaksanakan sosialisasi dan studi larap serta juga memperhatikan aspek
lingkungan. Jadi pembangunan kedepan agar tidak mengulangi kesalahan pada era
orde baru. “Selain dituntut untuk pertumbuhan ekonomi juga harus diselaraskan dengan
aspek social dan lingkungan” ungkap Mulyadi.
