![]() |
| Siswa SMAN 1 Trenggalek Mengikuti UN |
Siswa-siswi SMA/MA/SMK di seluruh Indonesia mulai senin (16/4) serentak
melaksanakan ujian nasional, tidak terkecuali di Trenggalek. Wakil Bupati
Trenggalek, Koliq, S.H., M.Si. bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,
Drs. Kusprigianto, MM meninjau beberapa sekolah di Trenggalek. Sekolah yang di
tinjau adalah SMKN 1 Trenggalek, SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Drs. Kusprigianto, MM saat meninjau SMK Negeri
1 Trenggalek, di Kabupaten Trenggalek 5817 siswa mengikuti ujian nasional
terdiri dari 2494 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), 709 Siswa Madrasah Aliyah
(MA) dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan sebanyak 2614 siswa. UN SLTA di
Kabupaten Trenggalek melibatkan 583 orang pengawas dan menggunakan 43 sekolah
dan akan dilaksanakan selama 4 hari.
Saat meninjau SMK Negeri 1 Trenggalek,
Slamet Purnomo, Kepala SMKN 1 Trenggalek menyampaikan ada sedikit masalah saat
melaksanakan UN. Salah satu paket ujian tidak terdapat daftar hadir siswa,
selain itu ditemukan 1 LJKUN yang berlubang. “Untuk daftar hadir kita copykan
dari ruangan lain, sedangkan untuk LJKUN yang rusak diganti dengan LJKUN yang
lain karena terdapat sisa dari ruang lain” ucap Slamet Purnomo. Sehingga
masalah yang timbul bisa segera diatasi dan tidak mengganggu pelaksanaan UN. Di
SMKN 1 Trenggalek UN diikuti sebanyak 399 siswa dan 50 siswa dari SMK Sinar
Bakti.
Menanggapi temuan masalah tersebut
Kadispendikbud meminta pihak sekolah untuk koordinasikan segera dengan Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan. “Untuk LJK akan dicarikan ke sekolah lain yang masih
sisa, sementara siswa bisa mengerjakan di kertas buram” ucap Kusprigrianto.
Ujian tahun ini memang berbeda dari ujian tahun sebelumnya, karena jumlah LJK
yang diberikan sama dengan jumlah siswa yang ada disekolah. Untuk mengantisipasi
kejadian serupa akan dikoordinasikan dengan Tim Pengawas Independen.
Sementara itu di SMAN 1 Trenggalek
pelaksanaan ujian berjalan lancar. Sedangkan di SMAN 2 Trenggalek terdapat 1
siswa yang tidak bisa mengikuti ujian nasional. Siswa tersebut masih dalam
perawatan karena kecelakaan. Kepala SMAN 2 Trenggalek mengatakan, kalau
memungkinkan siswa tersebut akan mengikuti UN susulan yang akan dilaksanakan
tanggal 23-26 April 2012. Hasil UN akan diumumkan pada tanggal 24 Mei 2012.
Usai meninjau pelaksanaan ujian di tiga
sekolah, Wakil Bupati meninjau pelaksanaan e-KTP di Kecamatan Trenggalek. Hari
ini merupakan hari pertama pelaksanaan pengambilan data biometrik untuk e-KTP
yang rencananya akan dilaksanakan selamat 3 bulan sampai dengan 16 Juli 2012. Camat
Trenggalek, Drs. Edy Soepriyanto mengungkapkan bahwa antrian e-KTP masih belum
ramai, ini kemungkinan banyak warga yang masih bekerja sehingga akan ramai saat
sore dan menjelang malam.
