Menurut Ketua
Panitia, Mahfud Effendy, SH melalui rakerda ini diharapkan mampu mengkoordinasikan
program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan keluarga berencana
dengan lintas sektoral dan lembaga masyarakat. Sehingga mampu melakukan
koordinasi program dari BPPPAKB sehingga bisa mencapai output yang diharapkan.
Perwakilan BKKBN
Provinsi Jawa Timur Dra. Sri Suparni, M.Si mengungkapkan program KB yang telah
dilaksanakan selama 40 tahun dan didukung oleh para mitra kerja baik instansi
pemerintah termasuk TNI, Polri, dan segenap komponen masyarakat mampu
memberikan kontribusi terhadap pembangunan berupa penurunan laju pertumbuhan
penduduk (LPP) nasional dari 2, 33 % menjadi 1,3 %. “Keberhasilan Pemerintah
ini tak bisa dilepaskan dari peran Jawa Timur dan Kabupaten Trenggalek yang termasuk
didalamnya” jelasnya.
Prestasi Jawa Timur
dalam rangka mensukseskan program KB juga patut dibanggakan. Pasalnya selama
tahun 2011, Provinsi jawa Timur mampu berkontribusi terhadap pencapaian
pemenuhan permintaan masyarakat tingkat Nasional sebesar 10,3 %. “Sehingga
mengantarkan Jawa Timur mendapat peringkat terbaik untuk Provinsi Jawa Bali dan
peringkat 2 setelah DKI Jakarta untuk tingkat Nasional dalam penilaian seluruh
indikator. “ tegasnya.
Dalam kesempatan
tersebut juga dilakukan penandatanganan kinerja antara Kepala kantor BPPPAKB
dengan koordinator lapangan KB yang disaksikan secara resmi oleh Bupati Trenggalek,
Dr.Ir.Mulyadi WR, MMT. Selain itu diserahkan pula penghargaan penyuluh lapangan
dengan kinerja terbaik.
Selanjutnya, Bupati
Trenggalek Dr.Ir. Mulyadi WR, MMT dalam sambutannya berharap seluruh komponen
bisa bekerjasama dan berkoordinasi untuk mendukung program KB di masyarakat. “ Untuk
pembangunan dan kesejahteraan masyarakat maka program KB sangat penting dan
strategis” ungkap Bupati.
Oleh karena itu,
salah satu cara untuk menunjang keberhasilan program KB di masyarakat, Bupati
menyarankan agar para penyuluh KB untuk dibekali dengan berbagai macam ilmu
misalnya tentang kehamilan.
Program penekanan
laju pertumbuhan penduduk, lanjut Bupati merupakan program yang tidak bisa
dikesampingkan begitu saja, tetapi merupakan salah satu program yang bisa
dihandalkan. “Untuk kedepan saya berharap laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten
Trenggalek bisa ditekan sehingga bisa mendukung perwujudan Kabupaten Trenggalek
yang semakin sejahtera dan berakhlaq” ujar Bupati mengakhiri sambutannya.