Jaring asmara ini diawali dengan sambutan
Wakil Bupati Trenggalek. Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat datang dan
terima kasih kepada Drs. Sirmadji, M.Pd. yang melaksanakan masa resesnya di Kabupaten
Trenggalek. Dalam kesempatan itu Wakil Bupati meminta untuk ikut membantu
pembangunan infrastruktur jalan ke Munjungan, salah satu bantuan pemerintah
Provinsi Jawa Timur adalah penyediaan dana untuk membangun jembatan Bungur di
Kecamatan Munjungan senilai 6,7 milyar ini.
Dalam sambutannya, Drs. Sirmadji, M.Pd.
yang menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur mengatakan saat reses ini
salah satu momen yang tepat. Karena sebelumnya telah terjadi penyampaian
aspirasi oleh sebagian masyarakat. Khususnya masyarakat dari Kecamatan Munjungan,
namun caranya yang salah sehingga menimbulkan kerusakan asset warga trenggalek.
“saya prihatin kok bisa demikian” ucap sirmaji.
Lanjut Sirmadji, seharusnya perjuangan
harus gigih namun tidak boleh merusak milik bersama, semoga ini menjadi
pengalaman terakhir dan tidak akan terjadi lagi di Trenggalek. Sirmaji mengajak
saling terbuka supaya apa yang diaspirasikan masyarakat bisa dimengerti dan
bisa diperjuangkan.
Sementara itu, Bupati Trenggalek yang
hadir terlambat karena membuka rakor e-KTP terlebih dahulu menyampaikan bahwa Bendungan
Tugu merupakan harapan masyarakat Trenggalek. Bendungan ini akan karena efek
dalam bidang pertanian, pariwisata, perikanan, dan bidang-bidang lainnya. Disamping
Bendungan Tugu diharapkan dukungannya terhadap pembangunan JLS, karena akan
meningkatkan sector wisata di Prigi.
Dalam jaring asmara tersebut, Kepala
Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Ulang Setiadi, SH, M.Si, meminta
dukungan agar bisa mewujudkan Pelabuhan Karanggongso dan mewujudkan perubahan
tipe serta pembangunan terminal surondakan. Untuk perubahan tipe dan
pembangunan terminal masih menunggu surat rekomendasi dari Dinas Perhubungan
dan LLAJ Jawa timur. Selain iu diperlukan pembangunan terminal di munjungan dan
pemindahan terminal Panggul. Sedangkan Kepala Dinas Koperindagtamben, Drs. I Gede
Siama, M.Si. menyampaikan, UMKM di Trenggalek meskipun sering ikut pelatihan
namun masih sulit untuk memasarkan produknya.
Menanggapi hal tersebut, Drs. Sirmadji,
M.Si akan berusaha membantu dengan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa
Timur untuk mewujudkan pelabuhan karanggongso, perubahan tipe terminal
surondakan, pembangunan terminal di Kecamatan Munjungan serta pemindahan Terminal
Panggul. Untuk pemasaran produk baik umkm dan agrobisnis bisa memanfaatkan
pasar agrobisnis Puspa Agro. Selain itu Provinsi Jawa Timur telah memiliki
kantor perwakilan di 10 provinsi salah satu tujuannya adalah untuk memasarkan
produk-produk Jawa Timur.
