laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

20 April 2012

Bupati Hadiri Temu Teknis Demfarm Pola Sekolah Lapang Agribisnis

Bupati Hadiri Temu Teknis Penyuluh

Badan Pelaksana Penyuluh Kabupaten Trenggalek melaksanakan temu teknis antara petani dan penyuluh lapangan dengan pola sekolah lapang (SL) agrobisnis melalui demonstrasi farm (demfarm) di Desa Banaran Kecamatan Tugu pada kamis (19/4). Pada kesempatan itu hadir Bupati Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi WR, M.MT., Kepala Dinas Perhutbun Ir. Joko Surono, Kepala Bappeluh Ir. Eko Wahyu Widodo, MMA, Muspika Kecamatan Tugu, Penyuluh, dan para petani.

Dalam laporannya, Kepala Bappeluh mengatakan bahwa kegiatan SL demfarm ini diselenggarakan di 4 (empat) Kecamatan yaitu Kecamatan Tugu, Suruh, Pogalan dan Watulimo. Pelaksanaan temu teknis dilaksanakan di desa Banaran karena desa banaran adalah desa yang melaksanakan sekolah lapang yang pertama kali dibandingkan dengan desa-desa dikecamatan lainnya.

Kegiatan sekolah lapang agribisnis melalui demfarm merupakan kegiatan pendidikan bagi petani seluruhnya. Dalam sekolah lapang ini digunakan bibit inpari13 serta pupuk organik 3 ton perhektar. “Hampir semua kelompok tani kita berikan penyuluhan untuk membuat pupuk organik secara sederhana namun tetap sesuai standart” ucap kepala bapeluh. Dari hasil uji coba produksi padi bisa mencapai 8-13 ton sehingga perlu di ujicoba secara luas kepada petani secara bertahap.

Sebelum datang ke balai desa Banaran Bupati Trenggalek menyebar pupuk di persawahan banaran dan disaksikan oleh petani. Dalam sambutannya di Balai Desa Banaran Bupati mengharapkan dengan penggunaan pupuk organik, Trenggalek tidak akan kekurangan pupuk lagi. “Karena selama ini, pupuk kita selalu kurang, kedepan tidak boleh lagi” ucap Bupati.

Kegiatan Sekolah lapang ini akan sangat bermanfaat bagi para petani. “Kalau diajarkan secara teori saja akan sulit diserap oleh petani sehingga perlu praktik secara langsung seperti sekolah lapang ini” imbuh Bupati, kalau hasilnya bagus pasti akan dicontoh oleh orang  lain. Untuk itu perlu dilakukan percobaan-percobaan dan penelitian guna memaksimalkan potensi yang ada.

Bupati juga mengungkapkan bahwa kelemahan pertanian di Trenggalek adalah tentang air. Sebagian besar persawahan adalah sawah tadah hujan, sehingga kalau saat musim kemarau akan kekeringan. Untuk mengatasi tersebut Bupati mohon dukungan dan doa untuk pembangunan Bendungan Tugu. Bendungan tersebut yang membangun adalah pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah. Kalau Bendungan teresebut terwujud, akan mampu mengairi sawah yang selama ini merupakan sawah tadah hujan sehingga bisa memaksimalkan potensi pertanian di Trenggalek.
Bupati Meninjau Pengambilan Data Biometrik di Kec. Tugu

Setelah dari Balai Desa Banaran Bupati meninjau Dusun Kuncen Desa Banaran. Dusun ini salah satu dusun yang hanya bisa diakses dengan kendaraan roda dua saja karena dipisahkan oleh sungai dan bukit. Sementara ini, untuk menghubungkan dengan dunia luar hanya terdapat jembatan gantung yang tidak bisa dilewati mobil. Selanjutnya, Bupati meninjau pelaksanaan e-KTP yang dilaksankan di Kecamatan Tugu.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video