Inovasi dan terobosan pembangunan yang dilakukan oleh Kabupaten Trenggalek dalam mendukung otonomi daerah selama Tahun 2011 kembali diapresiasi. The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP) Otonomi Award yang merupakan
ajang tahunan dan diikuti oleh 38 Kota/Kabupaten se-Jawa Timur kembali mengikutkan Kabupaten Trenggalek dalam ajang tersebut. Pada Selasa, 27
Maret 2012 penilai dari JPIP berkunjung ke Kabupaten Trenggalek guna
melakukan studi lapangan intensif (intensive field study) yang merupakan tahapan
pertama dari serangkaian proses penilaian otonomi award. Selama kurang lebih 4 hari mulai hari ini
hingga Jumat (30/3), peneliti akan berada di Trenggalek dan melakukan
serangkaian penilaian. Penilai yang
terdiri dari satu orang tersebut diterima secara resmi oleh Asisten
Perekonomian dan Pembanguna, Ir.Sudarto, MM bertempat di Bhawarasa.
Dalam sambutannya, peneliti dari JPIP,
Adi Khisbul Wathon mengungkapkan bahwa Otonomi Award yang kembali diselenggarakan
oleh JPIP merupakan kegiatan rutin tahunan untuk menilai praktik berbasis
Pemerintah yang ada di Jawa Timur untuk diumumkan ke masyarakat. Yang mana sampai saat
ini otonomi daerah membawa dampak yang baik bagi masyarakat. “ ungkapnya.
Kedatangan tim JPIP ini menurutnya bertujuan untuk
mendapat informasi dan data terkait kebijakan/program pemerintah Kabupaten
Trenggalek sepanjang 2011. Proses penilaian yang akan dilakukan melalui
beberapa tahapan diantaranya wawancara,
pengumpulan data dan kunjungan lapangan.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan
Pembangunan, Ir.Sudarto, MM dalam sambutannya mengucapkan selamat datang
kepada penilai dan berharap semoga penilaian yang dilakukan berjalan dengan
lancar dan fair.
Sedangkan kepada SKPD yang ditunjuk untuk
mewakili Kabupaten Trenggalek dalam otonomi award, Ir.Sudarto, MM berpesan agar
semua SKPD berusaha secara maksimal dengan menunjukkan beberapa inovasi dan terobosan yang
berhasil dicapai sehingga keberhasilan Kabupaten Trenggalek pada tahun 2007
yang berhasil memperoleh anugerah otonomi award kembali terulang. Kabupaten
Trenggalek mengikutsertakan 7 SKPD yaitu Dinas Bina Marga dan pengairan, Dinas Perhutbun,
Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Bapemas
dan Pemdes dan KPPM untuk menunjukkan inovasi yang berhasil dilakukan selama
Tahun 2011.
Untuk diketahui Kabupaten Trenggalek pernah
meraih anugerah Otonomi Award 2007. yaitu kategori khusus daerah dengan terobosan inovatif dalam
pemberdayaan ekonomi lokal dan manajemen lingkungan. Dua kategori ini merupakan hasil terobosan dari Dinas Kelautan dan
Perikanan.
Seusai sambutan dari Asisten Perekonomian dan
Pembangunan, masing –masing SKPD yang telah ditunjuk menyampaikan paparan mengenai profil dan inovasi-inovasi yang berhasil dilakukan
oleh SKPD-nya kepada penilai.
Setelah mendengarkan paparan dari
masing-masing SKPD, peneliti melakukan
tinjauan lapangan secara langsung ke LMDH Karanggandu, Kecamatan Watulimo.