Untuk mempercepat tersedianya SDM Apratur
yang professional maka Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan Akamigas-STEM
(Akademi Minyak dan Gas Bumi – Sekolah Tinggi Energi dan Mineral) melakukan
kerjasama dalam program pendidikan Diploma IV. Kerjasama dilaksanakan dengan
menandatangani perjanjian kerjasama antara kedua belah pihak di Hotel Solo Paragon
Surakarta pada Jumat (17/2) antar Bupati Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT
dan Direktur Akamigas-STEM Ir. Toegas Soegeng Soegiarto, MT.
![]() | |
| Bupati Trenggalek dan Direktur Akamigas STEM Menandatangani Kerjasama |
Dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek selain
Bupati turut hadir Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Asisten Pemerintahan dan
Kesra, Kepala BKD, Kabag. Hukum dan Kabag Humas dan Protokol. Sedangkan Kepala
Dinas Koperindagtamben diwakili oleh sekretarisnya. Selain dengan Pemkab Trenggalek,
penandatanganan kerjasama juga dilaksanakan dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas
yang diwakili oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah
Kabupaten Kapuas.
Dalam sambutannya Bupati Trenggalek mengucapkan
terima kasih kepada Akamigas-STEM Cepu karena telah memberikan kesempatan untuk
melakukan kerjasama ini. Selain itu Bupati mengungkapkan Trenggalek sebenarnya
punya potensi pertambangan yang luar biasa namun belum dikelola dengan
maksimal.
“Ada beberapa tambang yang ada di Trenggalek
seperti mangan, bijih besi dan emas”
ucap Bupati. Untuk emas telah dilakukan di eksplorasi yang dilaksanakan PT
Sumber Mineral Nusantara. Selain itu
Trenggalek juga punya potensi marmer. “Sebagian bahan mentah industri marmer di
Tulungagung dari Trenggalek” imbuh Bupati. Sebagian besar potensi tambang belum
di olah secara maksimal karena terletak di tanah milik perhutani. Kedepan akan
dilakukan kerjasama antara Pemkab Trenggalek dengan Perhutani.
Bupati Trenggalek berharap kalau perlu
setiap tahun dikirimkan calon mahasiswa ke Akamigas-STEM, karena potensi tambang
di Trenggalek cukup besar. “Jangan cuma 2 mahasiswa, namun harapannya bisa
lebih” ucap Bupati, Selain itu diharapkan SDM yang dikirim tidak hanya bisa
menjadi inspektur pertambangan, ketenagalistrikan atau migas saja, namun bisa
menerapkan ilmunya untuk hal yang bisa membangun Trenggalek.
Pada kesempatan itu, Direktur
Akamigas-STEM menyampaikan profil sekolah tinggi yang dipimpinnya.
Akamigas-STEM merupakan sekolah kedinasan dibawah naungan Kementrian Energi dan
Sumber Daya Mineral dalam Badan Pendidikan dan Pelatihan Energi dan Sumber Daya
Mineral. “Tujuan program pendidikan Diploma Akamigas-STEM salah satunya
mewujudkan SDM yang professional di lingkungan Pemerintah Daerah” ucap Ir. Toegas
Soegeng,
Selanjutnya Direktur Akamigas-STEM
menyampaikan bahwa pendidikan disini gratis untuk PNS lingkungan Kementrian
ESDM, Pemda Propinsi/Kabupaten/Kota. Namun untuk masyarakat industri sector ESDM
biaya pendidikan yang ditanggung sekitar 6,75 juta per mahasiswa per bulan.”Oleh
karena itu harap dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya kesempatan ini” ucap
Direktur Akamigas-STEM.
