laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

27 Februari 2012

Pagelaran Wayang Kulit ISI Surakarta di Pendopo Kabupaten Trenggalek

Untuk melestarikan budaya, terutama  wayang kulit maka pada tgl 25/2 telah diselenggarakan pagelaran wayang kulit yang bertempat di Pendopo Kabupaten Trenggalek  dengan mengambil lakon  Baratayudha Ranjaban. Pagelaran ini diselenggarakan atar kerjasama ISI Surakarta, Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan Yayasan Negarakertagama Jakarta dengan dalang Ki Kasim Kasdo Lambodo dari Institut Seni Indonesia Surakarta. 

Asisten Menyerahkan Cindera Kepada Pembantu Rektor III
Turut menyaksikan pejabat lingkup pemerintah Kabupaten Trenggalek dan Masyarakat Umum. Pagelaran wayang kulit tidak sampai semalam suntuk, namun hanya sampai pukul 01.00 WIB. Ini bukan tanpa alasan namun untuk memberikan kesempatan kepada penonton terutama PNS lingkup Pemkab Trenggalek untuk istirahat sehingga keesokan harinya bisa bekerja dengan baik. 

Sebelum pagelaran wayang dimulai Pembantu Rektor III ISI Surakarta Prof. Dr. Sarwanto, S. Kar, M. Hum menyampaikan pertunjukan wayang di Trenggalek merupakan pertunjukan ke sepuluh di Jawa Timur pada putaran kedua, pada putaran pertama dilaksanakan di sepuluh kabupten di  Jawa Tengah. “Pagelaran wayang kulit ini merupakan salah satu pelestarian budaya” ucap pembantu rektor III ISI Surakarta. 

Wayang kulit telah dikukuhkah sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga ( Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity ) dari Indonesia sejak tanggal 7 nopember 2003 oleh UNESCO(Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB). Oleh karena itu sayang sekali kalau bangsa kita kalau tidak melastarikan” imbuh Prof. Dr. Sarwanto, S. Kar, M. Hum saat memberikan sambutan.

Mewakili Bupati Trenggalek dalam membacakan sambutan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sigid Agus Hari Basoeki, S.H., M.Si. menyampaikan terima kasih atas kesediannya untuk menyelenggarakan pagelaran wayang kulit di Pendopo Kabupaten Trenggalek. Kami berharap pagelaran wayang kulit ini bukan hanya formalitas namun ini merupakan tugas kita untuk mendukung lestarinya seni dan budaya yang kita miliki. Selain itu untuk mendukung pemerintah dalam menumbuhkan usaha ekonomi kreatif sebagai salah satu jalan dalam menyejahterakan masyarakat.

Ki Kasim Kasdo Lamono
Bupati Trenggalek juga berpesan saat menyaksikan pagelaran wayang kulit jangan hanya dinikmati visualisinya saja. Karena pagelaran wayang kulit bukan hanya pertunjukan namun didalamnya juga terdapat tuntunan. “Banyak pesan-pesan moral yang dapat kita hayati untuk meningkatkan budi pekerti dan menata kehidupan kita” ucap Asisten Pemerintahan dan Kesra . Selain itu banyak tokoh-tokoh pewayangan yang bisa kita teladani.  

Dalam kesempatan itu juga diserahkan cindera mata sebagai wujud ikatan tali silaturrahmi yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Trenggalek dengan Institut Seni Indonesia Surakarta. Pagelaran wayang kulit dimulai dengan ditandai penyerahan Gunungan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra kepada dalang Ki Kasim Kasdo Lamono.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video