![]() |
| Dr. Ir. Bejo Santoso, M.Si. menyerahkan bibit pohon |
Untuk mendukung
pelaksaaan penanaman satu milyar pohon di Indonesia, Alumni SMA Negeri
Trenggalek Tahun 1980 menyelenggarakan kegiatan penanaman dan pemeliharaan
pohon bersama masyarakat. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Desa Karangsoko
atau lebih tepatnya perbukitan gunung orak arik di belakang perumahan Asabri.
Para alumni dan masyarakat sekitar telah berkumpul sejak Minggu pagi (12/2).
Hadir dalam acara
tersebut Direktur Bina Perbenihan Tanaman Hutan Dirjen Bina Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Perhutanan Sosial Kementrian Kehutanan Dr.
Ir. Bejo Santoso, M.Si., Bupati Trenggalek Dr.Ir. H. Mulyadi WR, MMT beserta
Ibu, Wakil Bupati Trenggalek Kholiq, S.H., M.Si., Adminisratur KRPH Kediri
Selatan, Kabid RLPS Dinas Kehutanan Propinsi Jawa Timur, Ketua IKAT, Kepala
Dinas Perhutbun Trenggalek, Camat Trenggalek.
Ketua Panitia Ir.Hari Budaya
menyampaikan bahwa jumlah peserta 500 orang yang terdiri dari unsur pemerintah,
alumni SMAN Trenggalek serta masyarakat sekitar gunung orak arik. Pendanaan
berasal dari donatur BUMN, perusahaan, asosiasi serta dari anggota alumni.
Bibit yang digunakan bersal dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan LMDH yang
terdiri dari trembesi, klengkeng, mentega, nangka, sirsat, durian, mete dan
sebagainya. “Kegiatan ini murni kegiatan sosial yang sudah dilaksanakan selama
tiga tahun berjalan” ucap ketua panitia.
Selanjutnya, Bupati Trenggalek
mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh para alumni SMAN
Trenggalek lulusan th 1980, “Harapan kita semua, semoga acara ini nanti akan bermanfaat
seterusnya bagi masyarakat trenggalek” ucap Bupati. Terutama bagi masyarakat
perumahan asabri karena hutan yang gundul sangat rentan terhadap bencana banjir
dan tanah longsor. Selain itu, kawasan Trenggalek yang sebagian besar wilayah
pegunungan sangat rentan terkena bencana tersebut.
![]() |
| Bupati Menerima Bibit Pohon dari Alumni SMAN 1 |
Kemudian dalam
sambutannya, Direktur Bina Perbenihan Tanaman Hutan Dirjen Bina Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Perhutanan Sosial Kementrian Kehutanan
menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam pembangunan
nasional. Kegiatan ini secara langsung mendukung program kementrian kehutanan
dalam rangka mensukseskan penanaman 1 milyar pohon. “Seperti kita ketahui
pemanasan global dan perubahan iklim merupakan akibat dari aktifitas manusia
yang tak terkendali seperti penebangan hutan besar-besaran sehingga menyebabkan
meningkatnya emisi gas rumah kaca” ucap Dr. Ir. Bejo Santoso, M.Si.
Lebih lanjut dikatakan,
sekarang merupakan eranya menanam pohon besar-besaran bukan menebang pohon
besar-besaran. Ini merupakan usaha untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan
membuat lingkungan hijau. Sehingga kegiatan menanam pohon merupakan bagian
penting dalam mewujudkan ekosentris. Oleh karena itu wujud salah satu program
pemerintah adalah one billion Indonesian trees. “Saya berharap kedepan di
trenggalek mampu mewujudkan sak uwong sepuluh uwit” imbuhnya. Karena banyak pohon banyak rejeki.
Penanaman pohon
memberikan kontribusi yang nyata bagi kita, baik dalam bidang ekonomi maupun
dalam hal mencegah bencana seperti banjir dan tanah longsor. Kementrian
kehutanan ingin menyukseskan kegiatan menanam satu milyar pohon. Salah satu
usaha adalah dengan mendirikan kebun bibit rakyat, di trenggalek ada 57 kebun
bibit. Selain itu kementrian kehutanan juga memberikan bantuan untuk pembuatan
hutan kota serta bantuan bibit penghijauan lingkungan.
Kegiatan dilanjutkan
dengan penanaman pohon di Gunung Orak-Arik yang terletak di belakang Perumahan
Asabri Trenggalek oleh Bupati Trenggalek, Direktur Bina Perbenihan Tanaman
Hutan Dirjen BPDASPS, Alumni SMAN 1 Trenggalek Tahun 1980 dan masyarakat
sekitar gunung orak-arik. Dalam kesemptan itu juga secara simbolis Bupati Trenggalek, Direktur Bina Perbenihan Tanaman
Hutan Dirjen BPDASPS menyerahkan bibit kepada masyarakat.

