Senam pagi yang
merupakan agenda rutin setiap Jumat pagi Bupati Trenggalek bersama jajaran
pegawai lingkup Pemkab Trenggalek, pada Jumat (24/2) terasa lebih istimewa. Pasalnya, setelah senam pagi sejumlah
wartawan yang tergabung dalam Asosiasi Wartawan Mingguan Trenggalek (AWMT) menyerahkan tanda
mata berupa pot kepada Bupati Trenggalek yang bertempat di Alun –Alun
Trenggalek.
Selain untuk mengharmoniskan hubungan antara wartawan dan Pemerintah
Kabupaten Trenggalek, maksud diserahkan tanda mata berupa pot tersebut
merupakan bentuk apresiasi AWMT terhadap program kerja kabupaten trenggalek yang ingin
membuat asri Kota Trenggalek dengan menempatkan pot-pot yang telah ditanami beberapa tanaman diseputar alon-alon dan di pinggir jalan protokol.
Hal ini disampaikan oleh Doding Rahmadi,
perwakilan wartawan dari AWMT seusai menyerahkan secara simbolis tanda mata pot
kepada Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR, MMT.
Diungkapkan oleh
Doding Rahmadi, sumbangan pot tersebut meskipun jumlahnya tidak seberapa namun diharapkan
bisa ikut berpartisipasi untuk membangun Trenggalek. Seperti yang kita ketahui, TP PKK Kabupaten
Trenggalek sedang gencar-gencarnya melakukan kegiatan yang bertujuan agar kota trenggalek sejuk dan hijau. “Kita sangat antusias dan mendukung terhadap kegaiatan
TP PKK ” ujar Doding Rahmadi.
Lebih lanjut
diungkapkan oleh Doding Rahmadi, forum AWMT berharap bisa meningkatkan kerjasama
dengan Pemkab Trenggalek untuk membangun
Trenggalek lebih maju ke depan.
Sementara itu,
Bupati Trenggalek Dr.Ir.Mulyadi WR, MMT sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan
oleh forum AWMT ini. Meskipun harga dari
pot ini tidak seberapa namun komitmen bersama untuk membangun Trenggalek
sangatlah berarti. “Jangan dinilai harganya, tapi komitmen untuk membantu
membangun Trenggalek” ungkap Bupati.
Bupati juga mengungkapkan
bahwa Pemerintah sangat terbuka terhadap kritik media, karena tugas media
memang sebagai alat kontrol sosial. Namun Bupati berharap semoga kritik yang
disampaikan itu konstruktif, membangun dan memberi semangat.
Terhadap kritik
tersebut, Bupati katakan Pemerintah memiliki kewajiban dan hak untuk
menerima dan menjelaskan secara tuntas dan gamblang kepada para kuli tinta ini. Di akhir sambutannya Bupati mengajak forum AWMT untuk
terus meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah serta meningkatkan profesionalisme demi terwujudnya trenggalek yang sejahtera dan berakhlaq .