Puncak peringatan Tahun Baru 2012 di Kabupaten
Trenggalek berjalan cukup lancar, aman dan meriah. Hal ini tidak terlepas dari
kerja keras Pemkab dan Polres Trenggalek serta Kodim 0806 dalam pengamanan serta para
sponsor, diantaranya Harian Radar Trenggalek, Djarum 76, Bank Jatim dan BPR Jwalita.
Meskipun sejak Sabtu sore, 31 Desember
2011 hujan turun cukup deras, tidak menghalangi khususnya para kawula muda
untuk memadati Alun - alun Kabupaten Trenggalek meramaikan semarak pesta tahun
baru 2012. Bupati Trenggalek beserta istri, Wabup beserta istri, Ketua DPRD
beserta istri, jajaran Forpimda, Sekretaris Daerah beserta istri serta para
Kepala Dinas lingkup Pemkab Trenggalek juga turut hadir menyaksikan acara ini.
Sejak sore hari di panggung hiburan telah
digelar pentas musik yang dibawakan oleh Band Anak dan Jwalita Nada Pemkab
Trenggalek. Bahkan pada malam harinya, Ny. Penny Mulyadi dan Ketua DPRD, S.
Akbar Abbas, S.E., M.M. juga turut menyumbangkan lagu dangdut untuk menghibur
masyarakat Trenggalek. Para penonton pun berjoged ria, namun tetap
memperhatikan ketertiban dan keamanan.
Hal
ini mendapat apresiasi khusus dari Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi, WR. MMT.
Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan kekhawatiran kalau setiap ada dangdut
di Trenggalek selalu rusuh tidak terbukti. “Kalau begitu tahun depan
diselenggarakan lagi ya”, seru Bupati. “Kalau tidak ada kerusuhan, insya Allah dangdut
selalu ada di Trenggalek” ,lanjutnya.
Dalam menyongsong tahun baru ini, Bupati meminta
kepada masyarakat Trenggalek untuk selalu mewujudkan keamanan dan ketertiban
agar pembangunan Trenggalek berjalan lebih lancar. Bupati juga menjanjikan
bahwa pembangunan yang sudah dilaksanakan selama satu tahun ini akan terus dilanjutkan
agar Trenggalek tidak kalah dengan kabupaten-kabupaten yang lain. “Trenggalek harus
lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya”,ujar Bupati.
Dalam
kesempatan ini juga dilakukan pengundian untuk pembaca Harian Radar Trenggalek yang
telah mengirimkan sms dalam rubrik suara wong nggalek. Hadiah berupa 3
buah sepeda gunung ini diundi oleh Bupati, Ketua DPRD dan Wabup Trenggalek.
Puncak
peringatan ditandai dengan pesta kembang api bersamaan dengan peniupan terompet
oleh Bupati Trenggalek dan para undangan. Puluhan tembakan api mewarnai langit
Trenggalek hampir selama 30 menit. Masyarakat pun tidak ketinggalan dengan
mengabadikan moment ini menggunakan kamera masing-masing. [tim-humas]
