Bentuk kepedulian
Pemerintah Kabupaten Trenggalek terhadap penyandang disabilitas semakin nyata. Bertempat di Graha Bhawarasa, Rabu, 11 Januari
2012 Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial [Nakertransos] bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK
Kabupaten Trenggalek telah penyerahan bantuan sosial kepada penyandang
cacat dan lanjut usia.
Menurut Kepala Dinas Nakertransos, Ir.Suryaatmadja
WB, penyerahan bantuan ini sebagai wujud kepedulian kepada penyandang
disabilitas. Kali ini, bantuan yang diserahkan berupa kursi roda sebanyak
20 buah, alat bantu pendengaran sebanyak 20 buah, 21 buah kruk serta 2 buah
komputer. Sedangkan dari Tim Penggerak PKK bantuan yang diberikan berupa kursi roda
sebanyak 5 buah. Selanjutnya kepada para Camat dan Kepala Desa diminta untuk mendistribusikan bantuan tersebut kepada warga yang telah ditentukan.
Menurut Ir.Suryaatmadja
WB, bantuan bagi penyandang disabilitas bukan kali ini saja diberikan.
Sebelumnya pada tahun 2011 Pemkab Trenggalek juga telah mendistribusikan
bantuan berupa mesin jahit dan mesin obras. Tidak hanya itu, sebanyak 100 orang penyandang
disabilitas telah memperoleh bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Khusus
untuk tahun ini, Pemkab Trenggalek direncanakan akan memberikan bantuan lagi
kepada 100 orang yang belum menerima bantuan. “ Bagi yang pada tahun 2011 belum
mendapatkan kesempatan, akan diprioritaskan” ungkapnya.
Lebih lanjut
disampaikan oleh Ir.Suryaatmadja WB hingga saat ini masih ada sebanyak 7 kruk
yang tersisa. Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat yang membutuhkan bisa
mendatangi Kantor Tim Penggerak PKK atau langsung ke Disnakertransos.
Sementara itu, Ny.Penny Mulyadi
selaku ketua Tim Penggerak PKK menghimbau masyarakat untuk menunjukkan kepedulian kepada para
penyandang disabilitas. Bentuk kepedulian
bukan hanya ditunjukkan dalam bentuk uang, namun menurut Ny.Penny Mulyadi dengan
niat yang ikhlas sudah merupakan bentuk kepedulian.
Terkait dengan hal ini, Ny.Penny Mulyadi meminta
para Kepala Desa untuk menunjukkan dukungannnya dengan menjadi kepanjangan
tangan dari Pemerintah. “Caranya dengan menghimpun informasi tentang warganya
yang menyandang disabilitas dan yang membutuhkan bantuan” ungkapnya. Informasi
tersebut akan digunakan sebagai referensi data sehingga bantuan yang diberikan bisa
segera diberikan dan tepat guna.
Selain itu, Tim Penggerak PKK yang bekerjasama dengan
Lembaga Sosial Srikandi Peduli akan mengupayakan tiap tahun ada peningkatan jumlah
bantuan yang diberikan. Diharapkan dengan bantuan yang telah diberikan bisa
mendidik para penyandang disabilitas. “Bantuan ini bukan memanjakan mereka,
namun sebuah bentuk kepedulian yang diharapkan mampu membuat mereka bisa hidup
mandiri, tanpa bergantung pada orang lain” pungkas Ny.Penny Mulyadi.
Secara simbolis bantuan
diserahkan oleh Ny.Penny Mulyadi kepada
perwakilan penyandang disabilitas yang memperoleh bantuan. [tim-humas]