laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

17 Januari 2012

Bupati Trenggalek Tinjau Jembatan Tompe dan Jembatan Selomanding


Bupati dan Camat Tugudi atas Jembatan Darurat Tompe

Setelah menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Trenggalek dengan agenda tunggal pengambilan sumpah anggota DPRD pengganti antar waktu dari Fraksi PKS,  Senin, 16 Januari 2012, Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR, MMT melakukan peninjauan lapangan di Desa Tegaren dan Desa Winong Kecamatan Tugu bersama Kepala Dinas Binamarga dan Pengairan, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Kebersihan, dan Kepala Pelaksana  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Di Desa Tegaren, Bupati Trenggalek bersama rombongan meninjau Jembatan Tompe. Menurut Kepala Desa Tegaren, Heri Supriyanto, Jembatan Tompe ini telah rusak sejak tahun 2009 yang lalu. Untuk sementara telah dibuatkan jembatan darurat dari bambu oleh masyarakat setempat secara bergotong royong. Jembatan yang menghubungkan Desa Tegaren dengan Desa Dermosari dan Desa Winong ini dirasa perlu perhatian khusus,  karena di Desa Tegaren terdapat embung yang dapat menampung air bersih untuk keperluan masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu, Bupati Trenggalek meminta kepada Kepala Dinas Binamarga untuk merencanakan pembangunan kembali jembatan Tompe tersebut. Kalau memungkinkan agar direncanakan pada perubahan APBD tahun ini, tetapi bila tidak memungkinkan harus diprioritaskan pada tahun mendatang. "Kalau suatu saat ada kerusakan pada Embung Tegaren, sedangkan Jembatan Tompe belum diperbaiki, maka akan menyulitkan dalam mobilisasi material dan peralatan untuik perbaikan" ungkap Bupati.
Selanjutnya, Bupati meninjau Jembatan putus yang berada di Dusun Selomanding Desa Winong. Menurut Kepala Desa Winong, Sukaji, jembatan yang menghubungkan desa Winong dengan Desa Tegaren tersebut putus pada tanggal 9 Januari 2012 yang lalu dan akibatnya sekitar 83 KK terisolir dan harus memutar dengan jarak yang lebih jauh  ingin menuju keluar dari Dusun Selomanding. Bupati berharap agar Kepala Dinas Binamarga dan Pengairan, Camat Tugu dan Kepala Desa setempat untuk bahu membahu membuat jembatan darurat, sehingga perjalanan anak sekolah dan roda perekonomian tidak terganggu.
Setelah selesai melakukan peninjauan lapangan, Bupati memerintahkan  Kepala Pelaksana BPBD dan SKPD terkait untuk  siaga terhadap kemungkinan datangnya bencana, baik banjir maupun tanah longsor. Mengingat akhir-akhir ini di Kabupaten Trenggalek  curah hujan cukup tinggi. Bupati juga mengingatkan kepada masyarakat  yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan  perbukitan untuk selalu waspada dengan kondisi di sekitarnya, khususnya ketika hujan turun dalam jangka waktu yang relatif lama. 
Selain itu, datangnya musim hujan juga potensial timbulnya penyakit demam berdarah. Oleh karena itu Bupati meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, sehingga potensi merebaknya demam berdarah bisa diminimalkan.
Jembatan Selomanding putus total
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Trenggalek, Sugeng Widodo, SH,  untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir maupun tanah longsor, sejak awal Januari yang lalu telah dioperasikan Posko Bencana,  yang terletak di BPBD Kabupaten Trenggalek, Jl. Kanjeng Jimat  Trenggalek dengan nomor telepon 791327. Posko ini buka 24 jam dan tiap hari terdapat 3 shift petugas yang piket/jaga. [tim-humas]

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video