Saat ini, produk khas Kabupaten Trenggalek tidak hanya terbatas pada alen-alen dan tempe kripik saja. Namun juga mulai merambah ke produksi air minum dalam kemasan dengan menggunakan merk dagang Hexahaq. Air minum yang diproduksi oleh Perusahaan CV. Tirta Bening Sumber Alami (TBSA) ini telah diresmikan oleh Bupati Trenggalek pada Hari Rabu, 25 Januari 2012. Upacara peresmian yang digelar di halaman kantor CV. TBSA Dusun Tumpak Mulyo Desa Ngares Kecamatan Trenggalek ini dihadiri oleh pejabat Pemkab Trenggalek diantaranya Bupati beserta istri, Ny. Hanik Kholiq istri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas dan seluruh Camat se-Kabupaten Trenggalek serta tokoh masyarakat yang ada di Desa Ngares.
Menurut penuturan dari Direktur Utama CV. TBSA, Madino, ST., latar belakang didirikannya perusahaan air minum ini karena ingin menerapkan pengalamannya selama bekerja di perusahaan air minum yang ada di Singapura. "Kalau disana bisa, kenapa di Trenggalek tidak bisa",ujarnya. Oleh karena itu, sejak tahun 2006 dirinya bertekad bulat mulai merintis perusahaan ini. "Dan alhamdulillah, berkat bantuan para pekerja yang mayoritas adalah warga trenggalek, hingga saat ini Hexahaq masih tetap eksis",lanjutnya.
Diantara kelebihan Hexahaq dibanding air minum dalam kemasan lainnya, lanjut pria kelahiran Desa Munjungan ini, adalah kandungan oksigennya yang lebih tinggi serta ber-TDS (Total Dissolved Solids) yang sangat rendah yaitu 0,02. Selain itu, produk Hexahaq juga telah ber-SNI dan mendapatkan ijin dari Badan POM RI. Sehingga dijamin Hexahaq merupakan air murni yang berkualitas tinggi dan menyehatakan. "Untuk mengembangkan bisnisnya, Hexahaq juga telah membuka cabang yang berada di Kota Yogyakarta, Bogor serta beberapa kota besar di Sumatera dan Kalimantan",ungkap Madino.
Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi, WR. MMT. mengungkapkan apresiasinya terhadap seluruh jajaran CV. TBSA yang telah memproduksi Hexahaq. ,karena besar sekali manfaat yang dirasakan oleh masyarakat Trenggalek dengan didirikannya perusahaan air minum ini. "Diantaranya penambahan lapangan kerja serta bertambahnya penghasilan PDAM Trenggalek",jelasnya.
Bupati juga telah menginstruksikan kepada Dinas Koperasi, Perindustrian Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Koperindagtamben) untuk membantu CV. TBSA khususnya dalam pemasaran Hexahaq. Sehingga diharapkan nantinya Hexahaq dapat dikenal hingga seluruh pelosok Nusantara.
Upacara peresmian ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Trenggalek beserta istri yang diserahkan kepada Direktur Utama CV. TBSA. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Trenggalek, pemotongan pita oleh Ny.Penny Mulyadi dan diakhiri dengan peninjauan tempat produksi air minum Hexahaq.
Diantara kelebihan Hexahaq dibanding air minum dalam kemasan lainnya, lanjut pria kelahiran Desa Munjungan ini, adalah kandungan oksigennya yang lebih tinggi serta ber-TDS (Total Dissolved Solids) yang sangat rendah yaitu 0,02. Selain itu, produk Hexahaq juga telah ber-SNI dan mendapatkan ijin dari Badan POM RI. Sehingga dijamin Hexahaq merupakan air murni yang berkualitas tinggi dan menyehatakan. "Untuk mengembangkan bisnisnya, Hexahaq juga telah membuka cabang yang berada di Kota Yogyakarta, Bogor serta beberapa kota besar di Sumatera dan Kalimantan",ungkap Madino.
Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi, WR. MMT. mengungkapkan apresiasinya terhadap seluruh jajaran CV. TBSA yang telah memproduksi Hexahaq. ,karena besar sekali manfaat yang dirasakan oleh masyarakat Trenggalek dengan didirikannya perusahaan air minum ini. "Diantaranya penambahan lapangan kerja serta bertambahnya penghasilan PDAM Trenggalek",jelasnya.
Bupati juga telah menginstruksikan kepada Dinas Koperasi, Perindustrian Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Koperindagtamben) untuk membantu CV. TBSA khususnya dalam pemasaran Hexahaq. Sehingga diharapkan nantinya Hexahaq dapat dikenal hingga seluruh pelosok Nusantara.
Upacara peresmian ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Trenggalek beserta istri yang diserahkan kepada Direktur Utama CV. TBSA. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Trenggalek, pemotongan pita oleh Ny.Penny Mulyadi dan diakhiri dengan peninjauan tempat produksi air minum Hexahaq.