Komite
Olahraga
Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Trenggalek saat ini
telah memasuki babak baru, setelah kepengurusan lama periode 2008-2012
mengakhiri tugasnya. Hal ini diputuskan dalam Musyawarah Olahraga
Kabupaten (Musorkab) KONI yang
dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Desember 2011 yang memutuskan secara aklamasi Ketua Umum KONI Kabupaten
Trenggalek yang baru Ir. Tri Santoso untuk periode 2012-2016.
Acara
yang digelar di Balai Benih Ikan (BBI) dibuka langsung oleh
Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi, WR. MMT. dan diikuti oleh seluruh
pengurus KONI serta pengurus cabang olahraga (cabor) se-Kabupaten
Trenggalek. Turut hadir pula dalam upacara pembukaan acara ini
perwakilan Pengurus KONI Provinsi Jawa Timur serta Ketua DPRD. S.
Akbar Abbas, SE. MM.
Berdasarkan
evaluasi yang disampaikan oleh Ketua Harian KONI Kabupaten Trenggalek
Periode 2008-2012, Bambang Surya Atmaja, pada kepengurusannya yang
lalu memang cukup banyak pengurus yang tidak aktif. “Pengurus yang
aktif hanya sekitar 60%”,tuturnya. Hal ini diharapkan dapat menjadi
pelajaran bagi kepengurusan yang baru agar dapat mengaktifkan seluruh
anggotanya.
Di
samping itu, Surya mengharapkan agar kepengurusan yang baru dapat
mempertahankan serta meningkatkan prestasi putra-putri Trenggalek di
bidang olahraga. Mengingat saat ini tercatat ada 4 atlet dari
Kabupaten Trenggalek yang berpartisipasi dalam event olahraga di kancah nasional, yaitu 3 atlet
dari sepak takraw dan 1 atlet dari cabang senam. Terkait dengan
pemilihan Ketua Umum KONI yang baru, Surya menambahkan bahwa untuk
kepengurusan yang baru tidak diperbolehkan dari pejabat publik namun
harus benar-benar dari penggiat olahraga. “Sehingga waktu dan
tenaga benar-benar bisa terfokus untuk kepentingan olahraga”,ujarnya.
Sementara
itu, Wakil Sekretaris KONI Jatim, Gatut Suseno, SH. dalam kesempatan
ini menyampaikan bahwa untuk meningkatkan prestasi olahraga, yang
paling dibutuhan adalah proses regenarasi dan pembinaan dini kepada
para atlet. “Disamping itu, mengingat saat ini teknologi sudah
semakin maju, sangat perlu untuk dikembangkan terobosan-terobosan
baru dalam penggunaan iptek olahraga”, lanjutnya. Pria kelahiran
asli Trenggalek ini juga mengungkapkan ketakutan-ketakutan pengurus KONI di
berbagai daerah jika yang menjadi Ketua Umum bukan merupakan kepala
daerah atau pejabat publik. “Yang ditakutkan adalah dana untuk
pengembangan olahraga sulit untuk dicairkan”,ungkap Gatut Suseno.
Menanggapi
apa yang disampaikan oleh Pengurus KONI Jatim tersebut, dalam
sambutannya Bupati Trenggalek menyampaikan bahwa apa yang ditakutkan
terkait pencairan dana tersebut, tidak akan terjadi di Trenggalek.
“Saya jamin tidak akan terjadi”,ungkap Bupati yang langsung
disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin. Pada tahun 2012
mendatang, Pemkab Trenggalek telah menganggarkan dan hibah untuk KONI
sebesar Rp 1,1 Milyar. Selain itu, untuk pembinaan dini kepada atlet
di Trenggalek, pada tahun 2012 mendatang juga akan diselenggarakan
Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang dianggarkan dana sebesar Rp
300 juta. “Porkab ini akan diselenggarakan setiap 2 tahun sekali
sekaligus sebagai persiapan untuk menghadapi Porprov Jatim”,kata
Bupati.
Selain itu, Bupati mengharapkan kepada
para pengurus KONI dan cabang olahraga untuk memilih
ketua umum yang mampu untuk mengolahragakan masyarakat dan
memasyaratkan olahraga. Ketua umum yang baru juga harus mau berkorban untuk
kepentingan KONI. “Minimal berkorban waktu”,tutur Bupati.
Kepada
pengurus yang nantinya akan terpilih, Bupati mengharapkan untuk
segera menyusun program-program yang terencana. “Gunakan dana hibah
untuk lebih fokus kepada proses pembinaan, bukan hanya digunakan
ketika ada kompetisi saja”, tegas Bupati. Bisa dengan cara
mendatangkan pelatih yang kompeten, sehingga teknik-teknik olahraga
bisa dikuasai dengan benar. “Ibaratnya kalau dalam olahraga tenis
jangan hanya yang penting bolanya dipukul kembali saja”, lanjutnya.
Bupati
juga mempunyai wacana untuk menggabungkan dinas yang membidangi
olahraga, kantor KONI dan sekretariat cabang olahraga di satu tempat
yaitu di area Stadion Kelutan Trenggalek. Dengan hal ini diharapkan
koordinasi antar cabang olahraga menjadi lebih mudah dan kondisi
stadion juga akan lebih terawat.
Disamping
pemilihan ketua umum KONI yang baru,
juga terpilih dua orang formatur yaitu Pujianto, S. Pd. dan Egyanto.
Ketua umum KONI bersama kedua orang formatur itulah yang nantinya akan
menyusun kepengurusan KONI
Kabupaten Trenggalek untuk periode 2012-2016.
