![]() |
| Bupati Trenggalek (No. 3 dari Kiri) menerima penghargaan |
Penganugerahan Investment Award 2011 Provinsi Jawa
Timur telah dilaksanakan pada hari Senin malam, 12 Desember 2011 di Gedung Negara
Grahadi Surabaya. Penganugerahan Investment Award 2011 Provinsi Jawa Timur oleh Gubernur Jawa Timur, H. Soekarwo dan dihadiri oleh para Bupati/Walikota se-Jawa Timur, para
pengusaha/perusahaan PMA PMDN serta beberapa
konsulat negara sahabat. Dalam penganugrahan Investment Award kali ini, Kabupaten Trenggalek
mendapatkan Pemenang Terbaik ke-3 dalam Aspek Kelembagaan. Trophy dan piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur diterima langsung
oleh Bupati Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT.
Kepala Badan Penanaman Modal
Jawa Timur, Warno Hari Sasono, dalam kesempatan ini mengatakan bahwa Investment Award 2011 Provinsi Jawa Timur diberikan kepada
kabupaten/kota, investor asing dan investor dalam negeri. Kabupaten/kota dinilai
dari 4 katagori atau aspek yakni kelembagaan, promosi, pelayanan perizinan dan kinerja
penanaman modal. Sedangkan investor dinilai dari ketaatan melaksanakan
ketentuan penanaman modal, pelaporan, penggunaan tenaga kerja lokal, bahan
baku, CSR, bina lingkungan masyarakat sekitar.
Investment Award tahun ini merupakan
penyelenggaran kedua untuk memotivasi pemerintah kabupaten/kota memberi
pelayanan prima dalam penanaman modal. Juga berperan aktif menciptakan iklim
investasi yang kondusif.
Dalam sambutannya Gubernur Jawa Timur mengatakan bahwa penyelenggaraan
Investment Award berdampak positif pada kinerja investasi di Jatim. Kalau
sebelumnya minat investasi hanya di Surabaya dan sekitarnya tapi sekarang minat
investor sudah meluas ke Jombang, Nganjuk, Lamongan dan Tuban. Ini karena
infrasruktur yang memadai dan kemudahan perizinan diberikan kabupaten/kota.
Investasi yang sudah baik itu dikarenakan
pelayanan di kabupaten/kota sudah memberlakukan pelayanan perizinan satu atap
atau Pelayanan Perizinan Terpadu (P2T). Perizinan P2T untuk PMA cukup 17
hari dan PMDN 11 hari, kesemuanya itu dilakukan P2T dengan Unit Reaksi Cepat
(URC). Dari 38 kabupaten/kota di Jatim, 34 kabupaten/kota sudah memiliki P2T yang menggunakan sistem
one line.
Dikatakannya, Jawa Timur saat ini paling
bagus sebagai tempat investasi karena off road capital rationya 3,2, artinya
investasi Rp 3,2 juta kembali Rp 1 juta tiap tahunnya. Ini lebih baik dari Malaysia
yang hanya 3,5, dan nasional 4,7.
Lebih lanjut Gubernur menjelaskan, untuk ekspor
Jawa Timur sampai saat ini mencapai 14-15 miliar dollar AS, sementara
perdagangan antarprovinsi mencapai Rp 240 triliun atau 27 miliar dollar AS.
Sedangkan untuk cadangan devisa atau saldo hasil perdagangan saat ini mencapai
Rp 42 triliun atau 5 miliat dollar AS.
Dari gambaran itu income
perkapita/pendapatan perkapita masyarakat Jawa Timur naik dari 3.150 dollar AS,
pada 2011 menjadi 3.500-3750 dollar AS. Diperkirakan pada 2013 pendapatan
perkapita masyarakat Jawa Timur naik lagi menjadi 4200-4500 dollar AS per
tahunnya.
Menurut Kabag Humas Kabupaten Trenggalek, Yoso Mihardi, SS, M.Si, prestasi yang diraih dalam Investment Award tahun ini tidak lepas dari komitmen Bupati Trenggalek untuk menyederhanakan proses perijinan di Kabupaten Trenggalek. Dengan penyederhanaan proses perijinan diharapkan iklim investasi akan semakin kondusif. Sedangkan ujung tombak dalam penilaian Investment Award ini adalah Kantor Perijinan dan Penanaman Modal [KPPM] dan didukung SKPD terkait lainnya.
Penilaian dilakukan dengan pengisian kuisioner beserta lampiran pendukungnya beberapa bulan yang lalu. Setelah itu, ada penilaian ke lapangan oleh Tim Independen dari Provinsi Jawa Timur untuk mencocokkan data yang ada serta wawancara kepada pihak-pihak terkait, termasuk para pengusaha [tim-humas]
Penilaian dilakukan dengan pengisian kuisioner beserta lampiran pendukungnya beberapa bulan yang lalu. Setelah itu, ada penilaian ke lapangan oleh Tim Independen dari Provinsi Jawa Timur untuk mencocokkan data yang ada serta wawancara kepada pihak-pihak terkait, termasuk para pengusaha [tim-humas]
