![]() |
| Bupati Memberikan Sambutan |
Sebelum acara pertemuan Bupati dengan masyarakat digelar, Camat Munjungan, Drs. Joko Susanto menerima beberapa orang perwakilan dari Forum Kawula Munda Munjungan [FKMM] yang dikoordinir oleh Bukari, SH. Perwakilan ini ingin menyampaikan surat kepada Bupati Trenggalek yang berisi ucapan terima kasih kepada Bupati karena telah berkenan menerima aspirasi untuk berdialog dengan mereka saat Safari Ramadhan yang lalu dan telah merespon aspirasi mereka, yaitu telah diperbaikinya infrastruktur jalan jurusan Munjungan – Kampak pada tahun 2011 ini dan akan diteruskan pada tahun 2012 mendatang. Selain itu, FKMM menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati karena dalam menyampaikan aspirasi saat Safari Ramadhan yang lalu mungkin dianggap berlebihan.
Sekadar mengingatkan, saat Safari Ramadhan ke Kecamatan Munjungan tanggal 15 Agustus 2011, usai sholat tarawih Bupati menyediakan waktu untuk berdialog dengan para Kawula Muda Munjungan yang intinya menuntut agar infrastruktur jalan Munjungan – Kampak segera diperbaiki. Kawula Muda Munjungan yang hadir di halaman Kantor Camat Munjungan waktu itu sekitar 500 orang. Karena situasinya kurang kondusif, akhirnya dialog diteruskan dengan beberapa perwakilan para Kawula Muda Munjungan bertempat di rumah dinas Camat Munjungan. Saat itu Bupati Trenggalek menandatangani surat pernyataan untuk memperbaiki infrastruktur jalan Munjungan – Kampak.
Dalam pertemuan silaturahmi dengan masyarakat Munjungan, turut hadir bersama Bupati Trenggalek antara lain Kapolres Trenggalek, Kepala Dinas Bina Marga & Pengairan, Kepala Dinas Pendidikan dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Ny. Penny Mulyadi. Koodinator FKMM, Bukari, SH, dalam acara ini diberi kesempatan untuk mengungkapkan isi surat yang disampaikan kepada Bupati dengan berbicara di hadapan Bupati dan undangan lainnya.
Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR, MMT menyambut positif terhadap pernyataan FKMM. Menurut Bupati, yang namanya manusia wajar bila berbuat khilaf. “Penyampaian aspirasi itu bagus, hanya saja cara penyampaiannya perlu diatur, untuk menghindari konflik horizontal” ungkap Bupatil. Terkait perbaikan infrastruktur jalan Munjungan – Kampak, Bupati menjelaskan bahwa pada APBD induk tahun 2011 telah dialokasikan anggaran sebesar Rp. 875.831.110,- dan ditambah Rp. 1.000.000.000,- pada Perubahan APBD tahun 2011. Sedangkan pada APBD tahun 2012 untuk ruas jalan Munjungan – Kampak dialokasikan anggaran Rp. 10 milyar, yang terdiri dari Rp. 7 milyar untuk pembangunan Jembatan Bungur Desa Karangturi dan Rp. 3 milyar untuk meneruskan perbaikan jalan Munjungan – Kampak. Menurut Bupati, sebetulnya tanpa ada tuntutan dari masyarakatpun infrastruktur jalan Munjungan - Kampak akan tetap diperbaiki, namun semuanya memerlukan proses dan waktu, karena itu diperlukan pengertian dari masyarakat, termasuk para pemudanya.
![]() |
| Koordinator forum kawula muda munjungan saat menyampaikan sambutan |
Sedangkan kepada Kepala Dinas Bina Marga & Pengairan, Ir. Moch. Sholeh, Bupati minta agar pemeliharaan jalan dioptimalkan. Bila ada jalan aspal yang berlubang, agar segera ditambal, sehingga tidak semakin parah tingkat kerusakannya. Dalam kesempatan ini Bupati juga menjelaskan bahwa tanggung jawab pemeliharaan jalan itu berjenjang, jalan desa menjadi tanggung jawab pemerintahan desa, jalan kabupaten menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, jalan provinsi menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi serta jalan negara yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Untuk mempercepat perbaikan jalan desa, Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah meluncurkan bantuan insfrastruktur perdesaan, bantuan stimulant, ADD maupun PNPM.Pada kesempatan itu, secara simbolis Bupati memberikan bantuan sosial keagamaan kepada beberapa mushola yang ada di Kecamatan Munjungan. [tim-humas]

