![]() |
| Bupati dan Kepala Dinas BMP di Jembatan Sukorame |
Jembatan yang putus akibat terjangan banjir beberapa waktu yang lalu ini, hingga kini masih belum bisa terselesaikan. Oleh karena itu, Bupati Trenggalek kembali menginstruksikan Kepala Dinas BMP dan rekanan pelaksana untuk mempercepat proses pembangunan jembatan, mengingat tahun anggaran 2011 akan segera berakhir. “Kalau perlu jumlah pekerja ditambah atau pembangunan juga dikerjakan pada malam hari atau lembur”,kata Bupati. Menurut Bupati, sebetulnya pembangunan jembatan ini bisa terselesaikan pada akhir tahun ini asal ada itikat baik dari rekanan, misalnya dengan menambah tenaga kerja maupun menambah jam kerja atau lembur. Sedangkan untuk pengecoran menggunakan readymix, sehingga bisa terselesaikan dalam sehari saja, asal pemasangan begesting sudah siap.
Sebelum meninjau pembangunan jembatan Sukorame, Bupati juga menyempatkan diri untuk melihat secara langsung pengeprasan jalan di Tumpak Kedekan dan Renovasi Kantor Kecamatan Gandusari. Jalan di Tumpak Kedekan ini berdasarkan rencana dari Dinas Bina Marga dan Pengairan setelah dikepras dan dileveling kemudian diaspal hotmix. Namun hingga sekarang masih dalam tahap leveling dan sementara pekerjaan terhenti karena menunggu giliran aspal hotmixs dari perusahaan AMP (Aspal Mixing Plant). Namun yang disayangkan oleh Bupati, lapisan leveling yang akan dihotmix saat ini sudah rusak dan batu kerikilnya banyak yang terlepas sehingga berlubang. “Sebelum dihotmix, lapisan bawah harus kembali diperbaiki oleh rekanan”, instruksi Bupati kepada Kepala Dinas BMP.
Sedangkan saat meninjau renovasi Kantor Kecamatan Gandusari, Bupati mengkritisi proses finishing yang kurang rapi dari pihak kontraktor, karena itu Bupati meminta untuk diperbaiki. Bupati mengharapkan kepada SKPD teknis, para konsultan dan pengawas untuk benar-benar mengawasi pelaksanaan pembangunan dengan benar dan detail sehingga kualitas bangunan sesuai dengan rencana. [tim-humas]
