![]() |
| Wakil Bupati Memberikan Sambutan |
Menurut laporan Kepala Bapeluh, Ir. Eko Wahyu Widodo, MMA
dalam temu teknis ini yang dihadirkan adalah para penyuluh pertanian 81 orang, penyuluh kehutanan 17
orang, penyuluh perikanan 8 orang, Tenaga Harian Lepasa [THL] -Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian [TBPP[78 orang, dan Penyuluh Swadaya
sebanyak 36 orang sehingga totalnya 220 orang. Kedepan penyuluh merupakan
sebuah profesi, "Hal ini seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang no 16
tahun 2006" ucap Kepala Bapeluh. Oleh karena itu pada tahun 2012 secara bertahap setiap penyuluh
harus ikut sertifikasi.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati
Kholiq, S.H. menyambut baik pelaksanaan temu teknis ini karena merupakan
kesempatan yang sangat baik karena bisa bertemu langsung dengan penyuluh
se-Kabupaten Trenggalek. “Saya berharap hasil temu teknis ini dapat mendukung
dan meningkatkan profesionalisme penyuluh dalam membimbing dan memberdayakan
petani di Kabupaten Trenggalek” ucap wakil Bupati.
Selain itu, Wakil Bupati menyampaikan
bahwa penyuluh ini mempunyai peranan penting karena mereka mempunyai tugas
untuk mendidik petani melalui kelompok tani. Penyuluh ini sebagai petugas yang
menyampaikan program-program pemerintah, salah satunya adalah menjaga ketahanan
pangan nasional. Menanggapi
tentang program sertifikasi penyuluh, Wakil Bupati berpesan dalam mengikuti
sertifikasi jangan hanya semata-mata mengejar tunjangan profesi, proses sertifikasi ini harus benar-benar diikuti oleh penyuluh yang masih memiliki motivasi untuk maju “Jangan sampai
ketika mengikuti sertifikasi, tugas sebagai penyuluh menjadi berantakan” pesan
Wakil Bupati.[tim-humas]
