Masih dalam rangka memperingati Hari Jadi Jawa Timur ke-66 tahun 2011, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Koperindagtamben) menggelar pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Trenggalek. Pameran ini digelar selama 3 hari, mulai tanggal 11-13 November 2011 bertempat di halaman luar Stadion Menak Sopal Kelutan Trenggalek. Mewakili Bupati Trenggalek, hadir membuka acara ini Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Drs. I Gede Siama M.Si. Selain itu, turut hadir pula Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek Ny. Penny Mulyadi serta seluruh Kepala SKPD lingkup Pemkab Trenggalek.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Drs. Maryono menyampaikan bahwa tujuan diadakannya pameran ini adalah selain untuk memperingati Hari Jadi Jawa Timur juga bertujuan untuk memprmosikan hasil produksi para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Trenggalek. “Harapan kami agar UMKM yang ada dapat terus berinovasi dan melakukan perbaikan terhadap hasil produksinya, sehingga dapat terus bersaing dengan produk yang ada di pasaran”,ungkapnya. Pameran ini diikuti oleh sebanyak 22 UMKM dan 1 perbankan sebagai penyedia modal dari UMKM.
Dalam sambutan Bupati Trenggalek yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan disampaikan bahwa UMKM merupakan sektor penting yang harus segera dikembangkan. “Setidaknya saat ini sebanyak 93.000 UMKM tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek”,tuturnya. Peran penting UMKM, menurut Bupati, yaitu sangat diperlukan dalam upaya pengentasan kemiskinan dan membuka lowongan pekerjaan. “Jika dalam 1 UMKM dapat menampung minimal 2 pekerja saja, maka ratusan ribu lowongan pekerjaan sudah terbuka dengan jumlah UMKM yang ada di Kabupaten Trenggalek”,ujar Bupati.
Namun kendala yang dihadapi oleh kebanyakan UMKM adalah jumlah modal yang terlalu rendah, sehingga sangat sulit untuk mengembangkan usahanya. Oleh karena itu kepada pihak perbankan, Bupati meminta bantuannya agar diberikan bantuan kredit lunak. Lunak dalam hal ini bukan hanya dimaksudkan dalam pengembaliannya saja namun juga dalam persyaratan pengajuan kredit. “Penyebab utama masyarakat malas mengajukan kredit ke perbankan adalah karena sulitnya persyaratan yang harus dipenuhi”,jelas Bupati.
Untuk lebih memberikan kesempatan kepada para UMKM dalam memperkenalkan produknya, dalam waktu dekat ini Bupati Trenggalek akan melakukan pembahasan dibukanya Pasar Sabtu Minggu (Tugu) yang rencananya juga akan ditempatkan di Halaman Stadion Menak Sopal ini.
Pembukaan pameran secara resmi ditandai dengan pelepasan balon oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek, kemudian dilanjutkan peninjauan ke masing-masing stand. Pembukaan pameran ini juga diramaikan oleh penampilan jaranan turonggo yakso dan berbagai kesenian lainnya dari siswa-siswi SDN 1 Dongko. [tim]