Bertempat di Aula Balai Benih Ikan (BBI), Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Trenggalek XV diselenggarakan pada Rabu, 2 Nopember 2011 dan secara resmi dibuka oleh Bupati Trenggalek, Dr.Ir Mulyadi WR, MMT. Selain Bupati, turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Pengurus PMI Jatim serta Pengurus PMI se-Trenggalek.
Ketua Pelaksana Muskab yang sekaligus Ketua PMI Cabang Trenggalek periode 2006 - 2011 mengungkapkan bahwa PMI sebagai salah satu organisasi sosial diharapkan mampu membantu Pemerintah Daerah khususnya dalam menangani bencana alam, pelayanan sosial dan pembinaan generasi muda. “Tupoksi ini merupakan perefleksian dari AD ART PMI” ujarnya.
Khusus untuk Kabupaten Trenggalek, PMI sudah mulai menunjukkan kiprahnya.” Jika bantuan dari pusat sudah diterima, maka bantuan berupa kaca mata bagi siswa SD dan SLTP dari keluarga kurang mampu akan segera disalurkan. Saya harap pengurus PMI yang baru dapat meneruskan program ini" ungkap Drs. Suparman.
Atas nama PMI Kabupaten Trenggalek, Drs. Suparman juga menyatakan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek. “Terhitung sejak tahun 2009 hingga sekarang, Pemkab Trenggalek telah banyak membantu PMI” lanjutnya. Sebut saja, pada Tahun 2009 Pemkab Trenggalek membantu PMI dalam menyediakan gedung sebagai markas PMI. Selain itu, pada Tahun 2011 Pemkab Trenggalek juga memberikan dana hibah sebesar Rp 50 juta melalui APBD.
Menurut Drs. Suparman, agenda Muskab terdiri dari Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pengurus PMI periode 2006 - 2011, Penyusunan Rencana Program Kerja dan Rencana Strategis PMI serta Pemilihan Pengurus Baru PMI Periode 2011 - 2016.
Pada akhir sambutannya, Drs. Suparman berharap semoga pengurus PMI yang baru berasal dari generasi muda karena dianggap lebih enerjik serta produktif.
Sementara itu, perwakilan PMI Daerah Jawa Timur, Subagyo berharap Ketua PMI Cabang Trenggalek periode 2011 - 2016 untuk segera menyusun program kerja serta kepengurusan yang baru. PMI dengan pengurus yang baru diminta meningkatkan kapasitasnya dan mengaktifkan kembali pengurus ranting. Selain itu, perlu ditingkatkan kembali relawan serta pengembangan SDM.
Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR, MMT dalam sambutannya mengharapkan agar kepengurusan PMI yang baru bisa lebih baik dari kepengurusan yang kemarin. “Pengurus baru harus membawa PMI Cabang Trenggalek lebih baik dari yang sekarang, jika terjadi sebaliknya maka akan merugi” ujarnya.
Terkait dengan salah satu kegiatan di PMI yaitu donor darah, Bupati meminta agar kegiatan positif ini disosialisasikan ke masyarakat, karena ternyata donor darah baik untuk kesehatan. Menurut Bupati, banyak masyarakat yang belum tau manfaat dari donor darah, sehingga mereka terkesan takut untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Padahal, donor darah secara medis bisa menyehatkan tubuh” tegas Bupati. Selain itu, untuk meningkatkan jumlah darah yang dihimpun, Bupati meminta PMI proaktif dengan mendatangi lokasi masyarakat atau jemput bola, terutama saat bulan Ramadhan yang biasanya persediaan darah sangat minim. Namun begitu Bupati mengingatkan agar dilakukan penelitian secara cermat sebelum darah ditransfusikan ke pasien, dalam upaya menghindari penularan penyakit.
Selain itu, Bupati juga berharap PMI bisa lebih berperan aktif dalam penanggulangan bencana. Apalagi mengingat wilayah di Kabupaten Trenggalek cukup sering terjadi bencana alam. “Dibutuhkan sikap cepat tanggap PMI” tegas Bupati.
Dalam Muskab PMI Trenggalek yang ke-25 ini, secara aklamasi Ny. Penny Mulyadi terpilih sebagai Ketua PMI Cabang Trenggalek periode 2011-2016. [ra]
