Ribuan masyarakat Durenan yang didominasi oleh para guru dan siswa-siswi sejak pagi pada hari Sabtu, 19 Nopember 2011 telah memadati lapangan Kecamatan Durenan. Bukan untuk mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar tentunya, namun untuk berpartisipasi dalam Mlaku Bareng Bupati Trenggalek. Hampir seluruh jenjang pendidikan yang ada di Kecamatan Durenan, mulai dari SD, SMP dan SMA sederajat semuanya turut menerjunkan siswa-siswinya dalam mengikuti mlaku bareng ini. Selain Bupati Trenggalek, turut hadir pula Anggota DPRD dari Kecamatan Durenan Ahmad Jauhari, Ny. Hanik Kholiq, para Kepala Dinas serta Muspika Kecamatan Durenan. Untuk mlaku bareng kali ini menempuh rute yang cukup jauh yaitu sepanjang 6 km dan melewati setidaknya 3 desa. Diawali dari start di Lapangan Durenan yang ada di Desa Durenan ke arah Desa Kendalrejo dan Desa Ngadisuko, kemudian kembali lagi ke lapangan Durenan.
Sebelum mengibarkan bendera start, dalam sambutannya Bupati mengharapkan agar para peserta jalan sehat untuk selalu berhati-hati ketika melintasi jalan raya. “Utamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain”,kata Bupati.
Mlaku bareng ini, menurut Bupati, memang merupakan ageda rutin Pemkab Trenggalek yang bertujuan untuk memasyaratkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. “Utamanya dengan olahraga yang murah meriah dan sehat yaitu jalan kaki”,ungkap Bupati. Di hadapan peserta mlaku yang berkumpul di Lapangan Durenan untuk menanti pengundian hadiah, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Trenggalek akan mengembangkan Kecamatan Durenan sebagai kota penyangga dan kota kedua di Kabupaten Trenggalek. “Karena Durenan adalah kecamatan yang lokasinya sangat strategis sehingga perlu untuk segera dikembangkan”,kata Bupati.
Dalam mlaku bareng kali ini disediakan hadiah undiah berupa 2 ekor sapi, 7 ekor kambing, TV 17 inch, sepeda gunung dan puluan hadiah hiburan lainnya. Hadiah utama berupa 2 ekor sapi diundi secara bergantian oleh Bupati Trenggalek dan Ny. Hanik Kholiq. Selain itu juga diserahkan bantuan keagamaan kepada 3 mushola yang ada di Kecamatan Durenan oleh Bupati Trenggalek. [tim/ok]