laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

15 November 2011

Kabupaten Trenggalek Siap Menyongsong Adipura Tahun 2012

Sebagai wujud apresiasi bagi kota/kabupaten yang mampu untuk menjaga kebersihan serta pengelolaan lingkungan di daerahnya, setiap tahun Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup selalu menganugerahkan Penghargaan Adipura. Tentunya penghargaan ini diberikan setelah dilakukan peninjauan langsung ke lapangan dan penilaian secara ketat.
Untuk Penghargaan Adipura Tahun 2012 mendatang, tim penilai dari Pemerintah Pusat juga telah mulai melakukan penilaian hingga ke daerah-daerah termasuk ke Kabupaten Trenggalek. Tim penilai diterima langsung oleh Bupati Trenggalek Dr. Ir. Mulyadi, WR. MMT. pada hari Kamis, 10 November 2011 di Guest House . Pada hari itu pula,  dengan didampingi Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Kebersihan (Perkimsih), Ir. Muhammad Siswanto, MM. dan Kepala Kantor Lingkungan Hidup, Drs. Agoes Setyono, tim penilai juga melakukan peninjauan ke beberapa di lokasi di Kota Trenggalek.
Hasil dari penilaian tersebut disampaikan oleh Bupati Trenggalek dalam acara coffe morning kepada seluruh kepala SKPD. Coffe Morning tersebut digelar pada Hari Jumat 11 November 2011 di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek. Dalam paparannya, Bupati menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan penilaian kemarin masih merupakan penilaian tahap pertama. “Semuanya ada tiga tahap penilaian”,ujar Bupati.
Disamping itu, Bupati juga menjelaskan bahwa dalam penilaian tersebut tim penilai memberikan aspresiasi kepada Pemkab Trenggalek terhadap kebijakan memindahkan Pedagang Kaki Lima dari Alun-alun. Menurut konsep yang benar, bahwa Alun-alun bukan merupakan tempat untuk melakukan bisnis dan semacamnya termasuk jual beli. Namun lebih difokuskan sebagai tempat rekreasi dan olahraga bagi masyarakat. Hal lain yang mendapatkan apresiasi dari tim penilai adalah telah dibentuknya Forum Peduli Kebersihan Lingkungan di kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Trenggalek. “Forum-forum semacam ini hendaknya juga bisa dibentuk dan dikembangkan di desa-desa lainnya”,harap Bupati.
Sedangkan beberapa hal yang harus segera dibenahi, menurut Bupati, adalah terkait dengan kebersihan dan kerapian berbagai sarana dan prasarana umum baik yang ada di kota maupun yang ada di tempat-tempat pariwisata. “Seperti kebersihan pasar tradisional, terminal,  sekolah - sekolah,  tempat ibadah  maupun kantor-kantor”,jelas Bupati. Yang masih sering dijumpai adalah kurang bersihnya toilet pada  tempat-tempat tersebut.
Penyuluhan terhadap pengelolaan sampah juga harus terus dilakukan terhadap sekolah-sekolah. Diantaranya adalah pemilahan terhadap sampah organik dan anorganik. Selain itu, kesalahan yang sering dilakukan dalam penanganan sampah adalah dengan dibakar. Padahal hal ini merupakan penanganan yang salah karena dapat merusak lingkungan.
Mengingat saat ini sudah mulai masuk musim penghujan, Bupati juga menyarankan agar dapatnya menanam tanaman-tanaman peneduh baik di pekarangan rumah, tempat ibadah, pasar tradisional  maupun kantor. “Hal ini dapat menjadi nilai tambah bagi penilaian adipura”,ungkap Bupati. Meskipun demikian, Bupati mengungkapkan bahwa Penghargaan Adipura ini bukanlah semata-mata tujuan yang harus dicapai. Namun hanya merupakan sarana untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat Trenggalek. [tim]

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video