Dharma Wanita Kabupaten Trenggalek semakin menunjukkan kiprahnya. Terbukti pada Senin, 14 Nopember 2011 bertempat di Aula PKK Kabupaten Trenggalek, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan Pelatihan dan Pemantapan bagi Pengusaha kecil yang berusaha di bidang makanan ringan atau kue. Selain untuk memperdayakan anggota Dharma Wanita, acara ini digelar untuk mensukseskan program pemerintah dalam percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.
Ketua Dharma Wanita yang baru saja menjabat, Ny. Sukiman hadir dan secara resmi membuka acara ini. Tampak juga hadir antara lain Ny. Hanik Kholiq serta perwakilan dari Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Trenggalek.
Ny.Siswanto selaku Ketua Pelaksana mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk memperdayakan dan memperkuat wanita pengusaha makanan kecil untuk meningkatkan kemampuan dan usahanya dalam bidang makanan kecil. “Yang pada akhirnya akan mencetak mereka menjadi pengusaha yang mandiri dan lebih profesional . “ ujarnya.
Untuk lingkup yang lebih luas melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat Trenggalek khususnya pelaku usaha bisa memasyarakatkan jenis makanan kecil dengan bahan dasar lokal. “Meskipun berbahan dasar lokal namun akan diolah menjadi makanan yang bervariasi dengan tampilan modern” ujarnya. Jika ada acara di Kabupaten Trenggalek, lanjutnya, makanan yang disuguhkan tidak perlu mendatangkan dari luar Trenggalek, namun cukup dari Kabupaten Trenggalek sendiri tanpa mengurangi kualitas dan kwantitas.
Untuk menghasilkan pelaku usaha yang lebih terampil dan mandiri, dalam kesempatan tersebut Dharma Wanita Persatuan akan memberikan beberapa materi yang berkaitan dengan aneka kudapan yang berbahan dasar lokal yang disampaikan oleh Ny.Rini Sunanto dari LPKS Rieny asal Kediri. “ Sebut saja roti goreng isi ayam kecap, piramida emas ubi, lemper ala sushi dan lapis tiramisu yang semua bahan bakunya merupakan bahan lokal Trenggalek” lanjut Ny. Siswanto.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Sukiman dalam sambutannya berharap peserta yang hadir yang terdiri dari sebagian anggota Dharma Wanita dan pelaku usaha sebanyak 9 orang untuk menambah ilmunya tentang pembuatan kudapan berbahan dasar lokal. “Semoga Ibu-Ibu bisa menambah pengetahuan tentang pembuatan kue yang berbahan dasar asli Trenggalek” tegasnya.Setelah mengikuti pelatihan, Ny. Sukiman berpesan agar peserta mampu mempraktekkan ilmunya sehingga bisa menunjang usaha mereka untuk lebih maju.
Tekad Dharma Wanita ini juga dibuktikan dengan pemberian bantuan alat untuk mencetak kue yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua Dharma Wanita, Ny. Sukiman kepada perwakilan pelaku usaha yang hadir.[tim]