![]() |
| Bupati meninjau PKL di depan RSUD dr. Soedomo |
Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR, MMT dan Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, S. Akbar Abas, SE, MM, Rabu pagi, 30 Nopember 2011 meninjau RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Bupati ingin mengetahui secara langsung langsung situasi, pelaksanaan pembangunan serta rencana penataan rumah sakit ke depan. Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas Perkimsih, Ir. Moch. Siswanto, SH, MM dan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan, Ir. Moch Sholeh.
Salah satu yang menjadi perhatian Bupati adalah keberadaan pedagang kaka lima [PKL] di depan RSUD dr. Soedomo. PKL dengan bangunan semi permanen yang berjajar di tepi jalan di depan RSUD terlihat kurang tertata dengan baik, sehingga menimbulkan kesan kumuh dan menganggu pemandangan. Kantor PMI dan PDAM yang berlokasi di barat RSUD menjadi tidak kelihatan. Beberapa waktu yang lalu PKL tersebut memang direncanakan untuk direlokasi, namun belum ada titik temu antara PKL dengan pihak RSUD.
Menurut Bupati, keberadaan PKL di sekitar RSUD yang sebagian besar menjajakan makanan dan minuman memang dibutuhkan oleh pengunjung RSUD, namun perlu ditata sedemikian rupa sehingga nampak bersih dan rapi. Terkait dengan hal tersebut, setelah memperhatikan pertimbangan Direktur RSUD, dr. Noto Budiyanto, Ketua DPRD serta Kepala Dinas Perkimsih maupun Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan, akhirnya Bupati memutuskan bahwa ke depan PKL tetap berada di posisi semula, namun perlu ditata ulang. Bangunan PKL yang ada dibongkar semua, gerbang masuk RSUD yang paling barat ditutup total kemudian dibangun kembali stand PKL oleh Pemkab Trenggalek berupa bangunan permanen, kemudian para PKL bisa menggunakan bangunan tersebut dengan cara menyewa. Kepada Kepala Kelurahan Tamanan yang hadir dalam kesempatan ini, Bupati meminta untuk mensosialisasikan rencana ini kepada para PKL.
![]() |
| Bupati meninjau PKL di kaki Gunung Jaas |
Pada kesempatan ini, Bupati juga meninjau pelaksanaan renovasi Ruang Melati dan Pavilyun. Bupati meminta agar pengembangan bangunan RSUD ke depan diutamakan vertical/keatas bukan kesamping. Hal ini agar lahan pertanian di Trenggalek tidak semakin berkurang, karena kebutuhan akan pangan akan terus meningkat.
Usai meninjau RSUD, Bupati menyempatkan diri meninjau lokasi PKL di kaki Gunung Jaas. Menurut Bupati, kawasan ini kurang begitu berkembang dan terkesan sepi. Untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu dilakukan penataan ulang, yaitu mempermudah akses masuk dan parkir kendaraan. Oleh karena itu, Bupati memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan untuk merencanakan pemberian tutup saluran drainase di depan stand PKL dengan plat beton sehingga akan mempermudah akses masuk dan parkir kendaraan. Sedangkan halaman di depan stand PKL, kepada Kepala Dinas Perkimsih, Bupati minta untuk merencanakan dipaving
Selain itu, kepada para PKL di Gunung Jaas, Bupati mengharapkan untuk menjaga kebersihan dan keteduhan lingkungan sekitar, sehingga situasinya nyaman. Sedangkan untuk barang yang dijual, termasuk berbagai jenis makanan dan minuman, Bupati meminta agar para PKL konsisten dengan harga, tidak merubah harga setiap saat. Akan lebih baik bila ada daftar harga, sehingga ada kepastian. [tim]
Selain itu, kepada para PKL di Gunung Jaas, Bupati mengharapkan untuk menjaga kebersihan dan keteduhan lingkungan sekitar, sehingga situasinya nyaman. Sedangkan untuk barang yang dijual, termasuk berbagai jenis makanan dan minuman, Bupati meminta agar para PKL konsisten dengan harga, tidak merubah harga setiap saat. Akan lebih baik bila ada daftar harga, sehingga ada kepastian. [tim]

