Memasuki usia emas yang berarti sudah berusia 50 tahun, Gerakan Pramuka diharapkan bisa menjadi penyelamat Generasi Muda. Hal ini disampaikan oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH yang dibacakan oleh Ketua Kwarcab Pramuka Trenggalek, Kholiq, SH, M.Si. dalam peringatan HUT Pramuka ke-50.
Khusus untuk Kabupaten Trenggalek, peringatan HUT Gerakan Pramuka yang seharusnya diperingati setiap tanggal 14 Agustus baru diselenggarakan pada Senin, 17 Oktober 2011 bertempat di Halaman Stadion Menak Sopal Kelutan. Bertindak sebagai inspektur upacara Ketua Kwarcab Pramuka Trenggalek yang juga Wakil Bupati Trenggalek Kholiq, SH, M.Si. Hadir dalam upacara ini anggota Forpinda serta Kepala SKPD lingkup Pemkab Trenggalek.
Harapan untuk berkontribusi dalam pembangunan watak generasi muda tercermin dalam tema peringatan HUT Pramuka ke-50 yaitu“Pramuka Penyelamat Generasi Muda”. Dengan mengambil tema ini diharapkan Pramuka mampu berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda.
Sehingga, gerakan Pramuka mampu menghadapi berbagai masalah yang menggelayuti kaum muda di Indonesia yang dirasa cukup mengkhawatirkan. Tingginya tantangan yang dihadapi kaum muda diantaranya masih tingginya angka putus sekolah, sulitnya mendapatkan pekerjaan serta maraknya kriminalitas dan rendahnya rasa hormat kaum muda kepada orang tua dan para guru. Dengan gerakan Pramuka diharapkan permasalahn tersebut bisa diatasi.
Menurut Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH, sebagai gerakan nonformal gerakan Pramuka mampu berkontribusi dalam membentuk karakter kaum muda, menanamkan semangat kebangsaan serta meningkatkan keterampilan generasi muda.
Hal yang cukup menggembirakan sejak adanya revitalisasi Pramuka yang digalakkan mulai tahun 2006 lalu, minat kaum muda terhadap gerakan Pramuka juga semakin meningkat. “untuk tercapainya visi dan misi yang dimiliki yaitu untuk mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang memiliki watak kepribadian dan akhlak mulia pada masa depan, pelbagai keberhasilan ini tentu saja harus dapat dipertahankan dan bahkan harus lebih ditingkatkan pada masa depan” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan atas keberhasilan Kwarcab Kabupaten Trenggalek sebagai Juara Umum dalam Jambore Pramuka Luar biasa Siswa Pendidikan Khusus Tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan pada 20 sampai dengan 22 september 2011 di Taman Dayu, Pandaan Kabupaten Pasuruan. Selain itu juga diserahkan 35 tanda penghargaan kepada beberapa orang yang besar kededuliannya terhadap Gerakan Pramuka, diantaranya Mahsun Ismail, S.ag ,MM, mantan Wakil Bupati Trenggalek sekaligus mantan Ketua Kwarcab Pramuka Trenggalek .[ra]
